Perbedaan International Paper Company Common Stock dan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF: International Paper Company Common Stock diperdagangkan di $31,9 (kapitalisasi pasar $16,85B), sedangkan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF diperdagangkan di $59,4 (kapitalisasi pasar $3,38B). Perbedaan utamanya: International Paper Company Common Stock jauh lebih besar — sekitar 5× kapitalisasi pasar SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF, dan International Paper Company Common Stock membagikan dividen 5,82%, sedangkan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan International Paper Company Common Stock selama 0 Hari dan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF selama 66 Hari.
| IP | SPUS | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $16,85B | $3,38B |
Volume | 3.482.586 | 308.295 |
Sektor | Basic Materials | Broad Market / Factor |
Tertinggi 52 Minggu | $49,19 | $61,15 |
Terendah 52 Minggu | $29,38 | $46,65 |
Rata-rata Waktu Simpan | 0 Hari | 66 Hari |
Nilai Perusahaan | $25,81B | — |
Imbal Hasil Dividen | 5,82% | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Belum ada sinyal Aura AI.
SPUS, ETF yang melacak S&P 500 dengan pengecualian industri non-Syariah, diperdagangkan di $60.53 dengan penurunan harian kecil -0.07%. Sinyal teknis keseluruhan bullish, didukung oleh moving averages, sementara osilator netral. Dividen reguler $0,03 per saham dibayarkan triwulanan. Minat short meningkat tajam 174,5% pada September 2026, menunjukkan sentimen bearish jangka pendek dari beberapa pihak.
Outlook SPUS bergantung pada performa pasar ekuitas AS secara luas dan minat investor terhadap investasi sesuai prinsip Syariah. Risiko utama termasuk volatilitas pasar, pertumbuhan minat short yang cepat, dan ketergantungan pada konstituen S&P 500. Peluang terletak pada diversifikasi portofolio syariah dengan eksposur ke perusahaan AS besar.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
International Paper Company adalah produsen kemasan berbasis serat, pulp, dan produk kertas asal AS, memproduksi kemasan karton bergelombang (corrugated packaging) dan containerboard yang digunakan untuk mengirim dan melindungi barang.
Selengkapnya di halaman IP →SPUS melacak indeks berbobot kapitalisasi pasar dari saham-saham S&P 500 yang mematuhi hukum Syariah. ETF ini menyaring perusahaan yang terlibat dalam aktivitas bisnis non-syariah seperti alkohol, tembakau, perjudian, dan keuangan konvensional, serta mengecualikan sektor-sektor seperti Dirgantara & Pertahanan, dan Pemrosesan Data. Dengan berfokus pada saham ber-leverage rendah, SPUS memberikan investor eksposur yang sadar nilai dan selaras secara etika ke portofolio terdiversifikasi dari ekuitas AS berkapitalisasi besar.
Selengkapnya di halaman SPUS →