Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Sumber Sinergi Makmur Tbk. (IOTF) vs Mitra Komunikasi Nusantara Tbk. (MKNT)

Sumber Sinergi Makmur Tbk.Trading
Mitra Komunikasi Nusantara Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Sumber Sinergi Makmur Tbk. dan Mitra Komunikasi Nusantara Tbk.: Sumber Sinergi Makmur Tbk. diperdagangkan di Rp62 (kapitalisasi pasar 338,58 M, volume 24 jam 17,89 jt), sedangkan Mitra Komunikasi Nusantara Tbk. diperdagangkan di Rp1 (kapitalisasi pasar 5,5 M). Perbedaan utamanya: Sumber Sinergi Makmur Tbk. jauh lebih besar — sekitar 61,6× kapitalisasi pasar Mitra Komunikasi Nusantara Tbk.. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

IOTFMKNT
Kapitalisasi Pasar
338,58 M5,5 M
Volume
17,89 jt
Lot
178,94 rb
Perputaran
1,13 M
Harga Rata-rata
62,89
Nilai Transaksi
1,13 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
62
Volume Ekuilibrium Indikatif
15,21 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

IOTF
Lihat detail
MKNT
Lihat detail

Tentang Sumber Sinergi Makmur Tbk.

PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (the Company) was established based on Deed Number 88 dated May 19, 2015 of H. Zainuddin, S.H., a notary domiciled in Jakarta. The company started its commercial activities in 2015. The controlling party of the Company and the party who is the ultimate beneficial owner of the Company is Alamsyah.

Selengkapnya di halaman IOTF

Tentang Mitra Komunikasi Nusantara Tbk.

PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (the Company) was founded in July 14, 2008 as a company engaged in general trade mainly Cellular phone (Mobile), gadgets (smartphone, tablet, etc.) and refill voucher.The Company is the sole agent Electronic devices (Gadgets) by Cyrus brand, as well as Importer and Wholesaler for products Cyrus. The Company cooperated with Telecommunications Operators in Indonesia in distributing Voucher Recharge with Mobile Products Company, and sold in Wholesale or Ritail directly to the user. including PT Telkomsel Indonesia Tbk, PT Indosat Tbk, PT XL Axiata Tbk, PT Telkom Indonesia Tbk, PT Hutchison 3 Indonesia.

Selengkapnya di halaman MKNT