Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Intraco Penta Tbk. (INTA) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

Intraco Penta Tbk.Trading
Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Intraco Penta Tbk. dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: Intraco Penta Tbk. diperdagangkan di Rp61 (kapitalisasi pasar 217,36 M, volume 24 jam 124,4 rb), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp99 (kapitalisasi pasar 1,55 T, volume 24 jam 181,17 jt). Perbedaan utamanya: Wilton Makmur Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 7,1× kapitalisasi pasar Intraco Penta Tbk., dan Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (181,17 jt vs 124,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

INTASQMI
Kapitalisasi Pasar
217,36 M1,55 T
Volume
124,4 rb181,17 jt
Lot
1,24 rb1,81 jt
Perputaran
17,89 M
Harga Rata-rata
98,73
Nilai Transaksi
17,89 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
99
Volume Ekuilibrium Indikatif
37,95 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

INTA
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang Intraco Penta Tbk.

PT Intraco Penta Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 13 dated May 10, 1975 of Milly Karmila Sareal, S.H., notary in Jakarta. The company serves as agent for several heavy equipment manufacturer. The company is contracted for agency services by Baldwin manufacturing Company USA.

Selengkapnya di halaman INTA

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI