Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Intraco Penta Tbk. (INTA) vs PP London Sumatra Indonesia Tbk. (LSIP)

Intraco Penta Tbk.Trading
PP London Sumatra Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Intraco Penta Tbk. dan PP London Sumatra Indonesia Tbk.: Intraco Penta Tbk. diperdagangkan di Rp61 (kapitalisasi pasar 217,36 M, volume 24 jam 124,4 rb), sedangkan PP London Sumatra Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp1.700 (kapitalisasi pasar 11,49 T, volume 24 jam 15,99 jt). Perbedaan utamanya: PP London Sumatra Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 52,9× kapitalisasi pasar Intraco Penta Tbk., dan PP London Sumatra Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (15,99 jt vs 124,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

INTALSIP
Kapitalisasi Pasar
217,36 M11,49 T
Volume
124,4 rb15,99 jt
Lot
1,24 rb159,9 rb
Perputaran
27,34 M
Harga Rata-rata
1.710,03
Nilai Transaksi
27,34 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.700
Volume Ekuilibrium Indikatif
2,92 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

INTA
Lihat detail
LSIP
Lihat detail

Tentang Intraco Penta Tbk.

PT Intraco Penta Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 13 dated May 10, 1975 of Milly Karmila Sareal, S.H., notary in Jakarta. The company serves as agent for several heavy equipment manufacturer. The company is contracted for agency services by Baldwin manufacturing Company USA.

Selengkapnya di halaman INTA

Tentang PP London Sumatra Indonesia Tbk.

PT Perusahaan Perkebunan London Sumatera Tbk abbreviated as Lonsum, was established in teh Republic of Indonesia based on Notarial Deed No. 93 of Raden Kadiman dated December 18, 1962 and amended by Notarial Deed No. 20 dated September 9, 1963. Based on Notarial Deed No. 18 of Pahala Sutrisno Amijoyo Tampubolon, S.H., M.Kn., dated May 24, 2013, the Company's shareholders approved the change of the Company's status from Foreign Capital Investment (PMA) company to Domestic Capital Investment (PMDN) company.

Selengkapnya di halaman LSIP