Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Vale Indonesia Tbk. (INCO) vs IMC Pelita Logistik Tbk. (PSSI)

Vale Indonesia Tbk.Trading
IMC Pelita Logistik Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Vale Indonesia Tbk. dan IMC Pelita Logistik Tbk.: Vale Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp4.830 (kapitalisasi pasar 50,8 T, volume 24 jam 19,97 jt), sedangkan IMC Pelita Logistik Tbk. diperdagangkan di Rp356 (kapitalisasi pasar 1,95 T, volume 24 jam 466,2 rb). Perbedaan utamanya: Vale Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 26,1× kapitalisasi pasar IMC Pelita Logistik Tbk., dan Vale Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (19,97 jt vs 466,2 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

INCOPSSI
Kapitalisasi Pasar
50,8 T1,95 T
Volume
19,97 jt466,2 rb
Lot
199,74 rb4,66 rb
Perputaran
94,95 M166,46 jt
Harga Rata-rata
4.753,92357,05
Nilai Transaksi
94,95 M166,46 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
4.830356
Volume Ekuilibrium Indikatif
9,32 rb1

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

INCO
Lihat detail
PSSI
Lihat detail

Tentang Vale Indonesia Tbk.

PT Vale Indonesia Tbk, formely PT International Nickel Indonesia, was established on July 25, 1968. PT. INCO produces nickel in matte, an intermediate product, from lateritic ores at its integrated mining and processing facilities near Soroako on the island of Sulawesi. The company is owned 58.7 % by Inco Limited of Canada, 20.1 % by Sumitomo Metal Mining Co., Ltd. of Japan.The Company is PMA

Selengkapnya di halaman INCO

Tentang IMC Pelita Logistik Tbk.

PT Pelita Samudera Shipping (the Company) was established based on Notarial Deed No. 20 of Sutjipto, S.H., a notary in Jakarta, dated 10 January 2007, which was amended by Notarial Deed No.127 of Sutjipto, S.H. dated 16 April 2007. The Company obtained an approval to become a Foreign Capital Investment Company (“PMA”) from the Indonesian Investment Coordinating Board (“BKPM”)under decision letter No. 213/V/PMA/2009 dated 21 October 2009.

Selengkapnya di halaman PSSI