Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Intanwijaya Internasional Tbk (INCI) vs Damai Sejahtera Abadi Tbk. (UFOE)

Intanwijaya Internasional TbkTrading
Damai Sejahtera Abadi Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Intanwijaya Internasional Tbk dan Damai Sejahtera Abadi Tbk.: Intanwijaya Internasional Tbk diperdagangkan di Rp675 (kapitalisasi pasar 139,13 M, volume 24 jam 16,4 rb), sedangkan Damai Sejahtera Abadi Tbk. diperdagangkan di Rp141 (kapitalisasi pasar 405,76 M, volume 24 jam 73 rb). Perbedaan utamanya: Damai Sejahtera Abadi Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,9× kapitalisasi pasar Intanwijaya Internasional Tbk, dan Damai Sejahtera Abadi Tbk. lebih aktif diperdagangkan (73 rb vs 16,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

INCIUFOE
Kapitalisasi Pasar
139,13 M405,76 M
Volume
16,4 rb73 rb
Lot
164730
Perputaran
11,11 jt10,26 jt
Harga Rata-rata
677,56140,51
Nilai Transaksi
11,11 jt10,26 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
141
Volume Ekuilibrium Indikatif
1

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

INCI
Lihat detail
UFOE
Lihat detail

Tentang Intanwijaya Internasional Tbk

PT Intanwijaya International Tbk (the Company) formerly named as PT Intan Wijaya Chemical Industry Tbk, was established in Jakarta based on the Notarial Deed No. 64 of Jony Frederik Berthold Tumbelaka Sinjal, S.H., dated November 14, 1981.The company's business field in in the Formaldehyde and Formaldehyde Resin Industries with the capacity of 96.000 metrics tons per annum in the form of liquid and 7.000 metric tons per annum in the form of powder and Hexamine 6.000 metric tons per annum.

Selengkapnya di halaman INCI

Tentang Damai Sejahtera Abadi Tbk.

PT Damai Sejahtera Abadi Tbk (the Company) was established in Surabaya based on Notarial Deed No. 46 of Setiawati Sabarudin, S.H., Notary in Surabaya, dated January 29, 2004. The Company’s immediate parent company is PT Damai Sejahtera Lestari, which is ultimately owned by Mr. Pudji Harianto and Mr. Poedji Harixon.

Selengkapnya di halaman UFOE