Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Intanwijaya Internasional Tbk (INCI) vs Tunas Baru Lampung Tbk. (TBLA)

Intanwijaya Internasional TbkTrading
Tunas Baru Lampung Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Intanwijaya Internasional Tbk dan Tunas Baru Lampung Tbk.: Intanwijaya Internasional Tbk diperdagangkan di Rp675 (kapitalisasi pasar 139,13 M, volume 24 jam 16,4 rb), sedangkan Tunas Baru Lampung Tbk. diperdagangkan di Rp615 (kapitalisasi pasar 3,77 T, volume 24 jam 658,2 rb). Perbedaan utamanya: Tunas Baru Lampung Tbk. jauh lebih besar — sekitar 27,1× kapitalisasi pasar Intanwijaya Internasional Tbk, dan Tunas Baru Lampung Tbk. lebih aktif diperdagangkan (658,2 rb vs 16,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

INCITBLA
Kapitalisasi Pasar
139,13 M3,77 T
Volume
16,4 rb658,2 rb
Lot
1646,58 rb
Perputaran
11,11 jt407,19 jt
Harga Rata-rata
677,56618,64
Nilai Transaksi
11,11 jt407,19 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
615
Volume Ekuilibrium Indikatif
15

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

INCI
Lihat detail
TBLA
Lihat detail

Tentang Intanwijaya Internasional Tbk

PT Intanwijaya International Tbk (the Company) formerly named as PT Intan Wijaya Chemical Industry Tbk, was established in Jakarta based on the Notarial Deed No. 64 of Jony Frederik Berthold Tumbelaka Sinjal, S.H., dated November 14, 1981.The company's business field in in the Formaldehyde and Formaldehyde Resin Industries with the capacity of 96.000 metrics tons per annum in the form of liquid and 7.000 metric tons per annum in the form of powder and Hexamine 6.000 metric tons per annum.

Selengkapnya di halaman INCI

Tentang Tunas Baru Lampung Tbk.

PT Tunas Baru Lampung Tbk (the Company) was established by virtue of Notarial Deed No. 23 dated December 22, 1973 of Halim Kurniawan, S.H., public notary in Teluk Betung. PT. Tunas Baru Lampung is a member of Sungai Budi Group which was founded in 1947 and is a pioneer in Indonesia`s agricultural industry.

Selengkapnya di halaman TBLA