Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Intanwijaya Internasional Tbk (INCI) vs Resource Alam Indonesia Tbk (KKGI)

Intanwijaya Internasional TbkTrading
Resource Alam Indonesia TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Intanwijaya Internasional Tbk dan Resource Alam Indonesia Tbk: Intanwijaya Internasional Tbk diperdagangkan di Rp670 (kapitalisasi pasar 140,17 M, volume 24 jam 600), sedangkan Resource Alam Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp274 (kapitalisasi pasar 1,37 T, volume 24 jam 707,4 rb). Perbedaan utamanya: Resource Alam Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 9,8× kapitalisasi pasar Intanwijaya Internasional Tbk, dan Resource Alam Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (707,4 rb vs 600). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

INCIKKGI
Kapitalisasi Pasar
140,17 M1,37 T
Volume
600707,4 rb
Lot
67,07 rb
Perputaran
403 rb193,47 jt
Harga Rata-rata
671,67273,5
Nilai Transaksi
403 rb193,47 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
274
Volume Ekuilibrium Indikatif
480

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

INCI
Lihat detail
KKGI
Lihat detail

Tentang Intanwijaya Internasional Tbk

PT Intanwijaya International Tbk (the Company) formerly named as PT Intan Wijaya Chemical Industry Tbk, was established in Jakarta based on the Notarial Deed No. 64 of Jony Frederik Berthold Tumbelaka Sinjal, S.H., dated November 14, 1981.The company's business field in in the Formaldehyde and Formaldehyde Resin Industries with the capacity of 96.000 metrics tons per annum in the form of liquid and 7.000 metric tons per annum in the form of powder and Hexamine 6.000 metric tons per annum.

Selengkapnya di halaman INCI

Tentang Resource Alam Indonesia Tbk

PT Resource Alam Indonesia Tbk (the Company) was originally established under the name PT Kurnia Kapuas Utama Glue Industries (which was subsequently changed to PT Kurnia Kapuas Utama Tbk). PT Kurnia Kapuas Glue industries founded in 1981 in Pontianak, West Kalimantan and produces formalin and resin. The company supplies glue for plywood factories within the Bumi Raya Utama Group (BRU Group). The company is domestic investment.

Selengkapnya di halaman KKGI