Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Intanwijaya Internasional Tbk (INCI) vs Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk. (KBRI)

Intanwijaya Internasional TbkTrading
Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Intanwijaya Internasional Tbk dan Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk.: Intanwijaya Internasional Tbk diperdagangkan di Rp800 (kapitalisasi pasar 167,16 M, volume 24 jam 43,7 rb), sedangkan Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp50 (kapitalisasi pasar 434,4 M). Perbedaan utamanya: Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,6× kapitalisasi pasar Intanwijaya Internasional Tbk. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

INCIKBRI
Kapitalisasi Pasar
167,16 M434,4 M
Volume
43,7 rb
Lot
437
Perputaran
34,93 jt
Harga Rata-rata
799,34
Nilai Transaksi
34,93 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
800
Volume Ekuilibrium Indikatif
2

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

INCI
Lihat detail

Tentang Intanwijaya Internasional Tbk

PT Intanwijaya International Tbk (the Company) formerly named as PT Intan Wijaya Chemical Industry Tbk, was established in Jakarta based on the Notarial Deed No. 64 of Jony Frederik Berthold Tumbelaka Sinjal, S.H., dated November 14, 1981.The company's business field in in the Formaldehyde and Formaldehyde Resin Industries with the capacity of 96.000 metrics tons per annum in the form of liquid and 7.000 metric tons per annum in the form of powder and Hexamine 6.000 metric tons per annum.

Selengkapnya di halaman INCI

Tentang Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk.

PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia (the company) was established under its original name of PT Petroneks base on notarial deed No.21 of Mrs E Sianipar, S.H, dated on Apr 4, 1979. The Company’s articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 22 of Sutjipto, S.H., dated Feb 5, 2008, concerning among others, the change in the Company’s name.

Selengkapnya di halaman KBRI