Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Indofarma Tbk. (INAF) vs Kian Santang Muliatama Tbk. (RGAS)

Indofarma Tbk.Trading
Kian Santang Muliatama Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Indofarma Tbk. dan Kian Santang Muliatama Tbk.: Indofarma Tbk. diperdagangkan di Rp126 (kapitalisasi pasar 390,51 M), sedangkan Kian Santang Muliatama Tbk. diperdagangkan di Rp114 (kapitalisasi pasar 163,43 M, volume 24 jam 36,43 jt). Perbedaan utamanya: Indofarma Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,4× kapitalisasi pasar Kian Santang Muliatama Tbk.. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

INAFRGAS
Kapitalisasi Pasar
390,51 M163,43 M
Volume
36,43 jt
Lot
364,26 rb
Perputaran
4 M
Harga Rata-rata
109,89
Nilai Transaksi
4 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
114
Volume Ekuilibrium Indikatif
5,9 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

INAF
Lihat detail
RGAS
Lihat detail

Tentang Indofarma Tbk.

PT Indonesia Farma Tbk, known as PT Indofarma (Persero) Tbk (the Company) was established based on Deed No. 1 dated January 2, 1996 as amended by Deed No. 134 dated January 26, 1996 both of Notary Sutjipto, SH. PT. Indofarma, Tbk began as medicine factory well known as "Pabrik Obat Manggarai". Then take over by Japan's Government from Nederland's Government on 1942. On 1950 the Indonesian Government acquisited the factory by Department of Health and functioned as center of pharmacy production for its department. On 1979 the name changed to be Department of Health Center of Pharmacy Production as non Profit institution as main assignment to produced medicine for public service. Then the Company changed the name as PT. Indonesia Farma Tbk, known as PT Indofarma (Persero) Tbk.

Selengkapnya di halaman INAF

Tentang Kian Santang Muliatama Tbk.

PT Kian Santang Muliatama Tbk (the Entity) was established based on the Notarial Deed of Artisa Khamelia Ramadiyanti, S.H., M.Kn., No. 634, dated November 28, 2018. The Entity started its commercial operations on 2019. The controlling party for the Company is Edy Nurhamid Amin.

Selengkapnya di halaman RGAS