Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Sumi Indo Kabel Tbk. (IKBI) vs Meratus Jasa Prima Tbk. (KARW)

Sumi Indo Kabel Tbk.Trading
Meratus Jasa Prima Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Sumi Indo Kabel Tbk. dan Meratus Jasa Prima Tbk.: Sumi Indo Kabel Tbk. diperdagangkan di Rp555 (kapitalisasi pasar 691,56 M, volume 24 jam 1,4 jt), sedangkan Meratus Jasa Prima Tbk. diperdagangkan di Rp212 (kapitalisasi pasar 124,48 M, volume 24 jam 76,1 rb). Perbedaan utamanya: Sumi Indo Kabel Tbk. jauh lebih besar — sekitar 5,6× kapitalisasi pasar Meratus Jasa Prima Tbk., dan Sumi Indo Kabel Tbk. lebih aktif diperdagangkan (1,4 jt vs 76,1 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

IKBIKARW
Kapitalisasi Pasar
691,56 M124,48 M
Volume
1,4 jt76,1 rb
Lot
14,02 rb761
Perputaran
779,16 jt
Harga Rata-rata
555,91
Nilai Transaksi
779,16 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
555
Volume Ekuilibrium Indikatif
49

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

IKBI
Lihat detail
KARW
Lihat detail

Tentang Sumi Indo Kabel Tbk.

The Company was established on July 23, 1981 with its Head Office and Factory located in Tangerang, West Java. The Company was listed in JSX and SSX in 1990. On 1994 the Company changed status of the Company to become Foreign Capital Investment (PMA), right after participation of Sumitomo Electric Industries, Ltd., Japan which is one of the biggest in the world in cable industry and PT Perdanamulia Ekasakti.

Selengkapnya di halaman IKBI

Tentang Meratus Jasa Prima Tbk.

PT ICTSI Jasa Prima Tbk (the Company) was established in Jakarta under the name PT Karwell Indonesia Knitting & Garment Industry based on Law No. 12 year 1970 regardingdomestic investment based on notarial deed of Soetanto S.H., No. 11 dated February 18, 1978. The company has successfully expanded the business which started in 1978 and the dramatic challenges in the past couple years have inspired the company to become a leader in garment industry with 98% of the products is for export.

Selengkapnya di halaman KARW