Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Era Mandiri Cemerlang Tbk. (IKAN) vs Sky Energy Indonesia Tbk. (JSKY)

Era Mandiri Cemerlang Tbk.Trading
Sky Energy Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Era Mandiri Cemerlang Tbk. dan Sky Energy Indonesia Tbk.: Era Mandiri Cemerlang Tbk. diperdagangkan di Rp90 (kapitalisasi pasar 75,83 M, volume 24 jam 8,23 jt), sedangkan Sky Energy Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp52 (kapitalisasi pasar 105,69 M). Perbedaan utamanya: Sky Energy Indonesia Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

IKANJSKY
Kapitalisasi Pasar
75,83 M105,69 M
Volume
8,23 jt
Lot
82,29 rb
Perputaran
741,24 jt
Harga Rata-rata
90,07
Nilai Transaksi
741,24 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
90
Volume Ekuilibrium Indikatif
311

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

IKAN
Lihat detail

Tentang Era Mandiri Cemerlang Tbk.

PT Era Mandiri Cemerlang Tbk ("Company") was established with Deed Number 79, 14 November 2000 by Haji Muhammad Afdal Gazali, SH., a public notary in Jakarta.

Selengkapnya di halaman IKAN

Tentang Sky Energy Indonesia Tbk.

PT Sky Energy Indonesia (the Entity) was established based on Notarial Deed No. 6, dated July 4, 2008 of Petrus Suandi Halim, S.H., notary in Jakarta. Initially the Entity engaged as distributor of solar modules and provider of System Integration technical services for the manufacture of Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) On-grid and Off-grid types, including technical design, installation and maintenance. in 2009 the Entity cooperated with PT Hitachi High-Technologies Indonesia to establish an international-class solar module manufacturing facility. In the year of 2012, the Entity commenced the production of solar modules with a capacity of 10 MW. By 2016, The Entity has grown to become the largest producer of solar modules in Indonesia with capacity production of 100 MW for solar modules and 50 MW for solar cells.

Selengkapnya di halaman JSKY