Perbedaan iShares Global Clean Energy ETF dan Schwab US Dividend Equity ETF: iShares Global Clean Energy ETF diperdagangkan di $17,23 (kapitalisasi pasar $2,27B), sedangkan Schwab US Dividend Equity ETF diperdagangkan di $33,09 (kapitalisasi pasar $110,56B). Perbedaan utamanya: Schwab US Dividend Equity ETF jauh lebih besar — sekitar 48,7× kapitalisasi pasar iShares Global Clean Energy ETF, dan Schwab US Dividend Equity ETF lebih aktif diperdagangkan (23.539.168 vs 6.845.064). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan iShares Global Clean Energy ETF selama 87 Hari dan Schwab US Dividend Equity ETF selama 62 Hari.
| ICLN | SCHD | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $2,27B | $110,56B |
Volume | 6.845.064 | 23.539.168 |
Tertinggi 52 Minggu | $23,75 | $35,21 |
Terendah 52 Minggu | $15,78 | $26,44 |
Rata-rata Waktu Simpan | 87 Hari | 62 Hari |
Sektor | — | Broad Market / Factor |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
ICLN (iShares Global Clean Energy ETF) diperdagangkan pada $17.31 dengan penurunan 1.31% hari ini. Sinyal teknis keseluruhan bearish didukung oleh moving averages yang menunjukkan tekanan jual, sementara osilator dalam zona netral. ETF ini menawarkan eksposur global terhadap 105 perusahaan energi terbarukan dengan rasio biaya 0.38%, namun menghadapi volatilitas tinggi dengan drawdown maksimum 57.2% dalam periode terakhir.
Outlook ICLN didorong oleh momentum transisi energi global namun tertekan oleh performa superior ETF energi tradisional. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan persaingan ketat dari rekan energi fosil yang menawarkan yield lebih tinggi. Peluang jangka panjang terletak pada percepatan adopsi energi bersih secara global.
SCHD diperdagangkan pada $32.65, turun 0.61% hari ini, dengan sinyal teknis keseluruhan bearish. ETF ini mengungguli S&P 500 pada 2026 dengan selisih hampir 10 poin dan baru saja meningkatkan dividennya. Namun, harga telah mengalami penurunan dari level tertinggi $35 pada Agustus karena tekanan dari kenaikan suku bunga jangka panjang. Analisis teknis menunjukkan momentum bearish dengan indikator rata-rata bergerak yang lemah, sementara osilator netral.
Outlook SCHD didukung oleh performa relatif yang kuat dan pertumbuhan dividen, menawarkan peluang bagi investor yang mencari pendapatan berkualitas. Risiko utama termasuk sensitivitas terhadap kenaikan suku bunga dan volatilitas pasar ekuitas. Investor harus mempertimbangkan strategi akumulasi bertahap mengingat penurunan harga baru-baru ini menciptakan titik masuk yang menarik untuk jangka panjang.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Reksa dana indeks ini dirancang untuk mengikuti kinerja 100 perusahaan energi bersih. Reksa dana indeks ini menginvestasikan setidaknya 80% dari total asetnya dalam sekuritas dari indeks target. Reksa dana indeks ini juga berinvestasi sekitar 20% dari total asetnya dalam kontrak futures, trading option, dan kontrak swap, serta dalam bentuk uang tunai, serta sekuritas yang tidak termasuk dalam indeks target. Reksa dana indeks ini tidak terdiversifikasi.
Selengkapnya di halaman ICLN →SCHD adalah ETF yang melacak Dow Jones U.S. Dividend 100 Index. ETF ini memilih perusahaan-perusahaan berkualitas tinggi dengan rekam jejak pembayaran dividen yang konsisten, berfokus pada metrik kekuatan finansial seperti arus kas terhadap total utang dan imbal hasil atas ekuitas, serta tidak termasuk REITs. ETF ini bertujuan untuk memberikan pendapatan dan apresiasi modal, menjadikannya pilihan populer bagi investor jangka panjang yang berfokus pada dividen.
Selengkapnya di halaman SCHD →