Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Intan Baru Prana Tbk. (IBFN) vs Summarecon Agung Tbk. (SMRA)

Intan Baru Prana Tbk.Trading
Summarecon Agung Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Intan Baru Prana Tbk. dan Summarecon Agung Tbk.: Intan Baru Prana Tbk. diperdagangkan di Rp63 (kapitalisasi pasar 103,18 M, volume 24 jam 799,4 rb), sedangkan Summarecon Agung Tbk. diperdagangkan di Rp332 (kapitalisasi pasar 5,48 T, volume 24 jam 21 jt). Perbedaan utamanya: Summarecon Agung Tbk. jauh lebih besar — sekitar 53,1× kapitalisasi pasar Intan Baru Prana Tbk., dan Summarecon Agung Tbk. lebih aktif diperdagangkan (21 jt vs 799,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

IBFNSMRA
Kapitalisasi Pasar
103,18 M5,48 T
Volume
799,4 rb21 jt
Lot
7,99 rb209,99 rb
Perputaran
6,97 M
Harga Rata-rata
332,14
Nilai Transaksi
6,97 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
332
Volume Ekuilibrium Indikatif
19,86 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

IBFN
Lihat detail
SMRA
Lihat detail

Tentang Intan Baru Prana Tbk.

PT Intan Baruprana Finance Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 19 dated September 4, 1991 and amended by Notarial Deed No. 121 dated June 16, 1993 of Esther Daniar Iskandar, S.H., notary in Jakarta. The Company started its commercial operations in 1997. The Company is part of the Intraco Penta group of companies.

Selengkapnya di halaman IBFN

Tentang Summarecon Agung Tbk.

PT Summarecon Agung Tbk (the Company) was established within the framework of the Domestic Capital Investment Law based on notarial deed No. 308 dated November 26, 1975 of Ridwan Suselo, S.H. PT. Summarecon Agung Tbk is one of the nation`s leading township developers. Entering its twenty-forth year, the original 10-hectare landbank it started with has turned into a vibrant, 500 hectare township in North Jakarta where commercial vivacity peacefully coexists with its houses numbering in the tens of thousands.

Selengkapnya di halaman SMRA