Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Intan Baru Prana Tbk. (IBFN) vs Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA)

Intan Baru Prana Tbk.Trading
Jaya Agra Wattie TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Intan Baru Prana Tbk. dan Jaya Agra Wattie Tbk: Intan Baru Prana Tbk. diperdagangkan di Rp63 (kapitalisasi pasar 103,18 M, volume 24 jam 799,4 rb), sedangkan Jaya Agra Wattie Tbk diperdagangkan di Rp148 (kapitalisasi pasar 2,69 T, volume 24 jam 16,53 jt). Perbedaan utamanya: Jaya Agra Wattie Tbk jauh lebih besar — sekitar 26,1× kapitalisasi pasar Intan Baru Prana Tbk., dan Jaya Agra Wattie Tbk lebih aktif diperdagangkan (16,53 jt vs 799,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

IBFNJAWA
Kapitalisasi Pasar
103,18 M2,69 T
Volume
799,4 rb16,53 jt
Lot
7,99 rb165,29 rb
Perputaran
2,51 M
Harga Rata-rata
151,99
Nilai Transaksi
2,51 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
148
Volume Ekuilibrium Indikatif
6,3 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

IBFN
Lihat detail
JAWA
Lihat detail

Tentang Intan Baru Prana Tbk.

PT Intan Baruprana Finance Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 19 dated September 4, 1991 and amended by Notarial Deed No. 121 dated June 16, 1993 of Esther Daniar Iskandar, S.H., notary in Jakarta. The Company started its commercial operations in 1997. The Company is part of the Intraco Penta group of companies.

Selengkapnya di halaman IBFN

Tentang Jaya Agra Wattie Tbk

PT Jaya Agra Wattie was founded with the name Handel Maatschappij J.A. Wattie and Company Limited. PT Jaya Agra Wattie (Persero) is one of private agribusiness corporations engaging in plantation, processing and agricultural logistics and marketing activities. Having 90 years of experience in the agriculture sector, the company continually strengthens its business base through a diversification approach by cultivating various premium plantations of primary raw commodities such as rubber, crude palm oil (CPO), coffee and tea.

Selengkapnya di halaman JAWA