Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Hershey Co (HSY) vs Viatris Inc (VTRS)

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Hershey Co dan Viatris Inc: Hershey Co diperdagangkan di $162,74 (kapitalisasi pasar $32,66B), sedangkan Viatris Inc diperdagangkan di $17,64 (kapitalisasi pasar $20,03B). Perbedaan utamanya: Hershey Co lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Hershey Co memberi dividen lebih tinggi (3,57%). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hershey Co selama 135 Hari dan Viatris Inc selama 57 Hari.

HSYVTRS
Kapitalisasi Pasar
$32,66B$20,03B
Volume
1.578.23714.109.977
Sektor
Consumer StaplesHealth
Tertinggi 52 Minggu
$236,28$18,27
Terendah 52 Minggu
$157,61$9,74
Rata-rata Waktu Simpan
135 Hari57 Hari
Nilai Perusahaan
$37,79B$32,15B
Imbal Hasil Dividen
3,57%2,75%

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

Hershey Co

HSY diperdagangkan di $162,54 dengan kenaikan 1,37% hari ini, namun sinyal teknis bearish dengan tekanan jual pada moving averages. Perusahaan menunjukkan kinerja fundamental kuat dengan laba bersih $883 juta pada 2025 dan margin laba bersih 12,24%, didukung tiga kuartal beruntun yang mengalahkan estimasi EPS. Pengangkatan presiden internasional baru dan program inovasi produk menjadi katalis positif, meski harga cocoa tetap menjadi tantangan.

Outlook HSY menunjukkan potensi kenaikan 26% menuju target konsensus $204,62, didukung fundamental sehat dan dividen yang kembali tumbuh. Risiko utama termasuk volatilitas harga komoditas dan tekanan margin, sementara sentimen analis cenderung netral dengan 66% rekomendasi hold. Posisi teknis saat ini di sekitar support kunci $161-162 menentukan momentum jangka pendek.

Viatris Inc

Saham Viatris (VTRS) diperdagangkan di $17,44, turun 0,29% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bullish didukung moving average. Secara fundamental, perusahaan mencatat pendapatan $14,3 miliar pada 2025 namun rugi bersih $3,51 miliar, dengan margin laba bersih negatif 2,79%. Tren pendapatan stabil, sementara arus kas operasi positif $2,32 miliar. Berita positif termasuk persetujuan obat WAKIX di Jepang dan pengakuan sebagai salah satu pemberi kerja terbaik oleh Forbes.

Outlook: Analis konsensus harga target $22,17 dengan 38,46% rekomendasi beli, mencerminkan keyakinan pada potensi apresiasi. Risiko utama termasuk margin laba negatif yang berkelanjutan, tekanan persaingan di industri farmasi, dan leverage utang jangka panjang $14,04 miliar. Peluang terletak pada pertumbuhan pipeline produk dan peningkatan arus kas untuk dividen dan pembelian kembali saham.

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

HSY

Belum ada data sentimen.

VTRS
100% Beli0% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 57 Hari

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

Tentang Hershey Co

Hershey adalah produsen manisan terkemuka di AS (sekitar $25 miliar market), mengendalikan sekitar 46% segmen cokelat domestik (per IRI). Di luar label senama, perusahaan telah berkembang selama 85 tahun terakhir dan sekarang memiliki 100 brand, termasuk Reese's, Kit Kat, Kisses, dan Ice Breakers. Produk Hershey dijual di sekitar 80 negara, meskipun hanya dengan persentase penjualan dengan total satu digit yang berasal dari pasar di luar AS, termasuk Brasil, India, dan Meksiko. Perusahaan telah mencari peluang anorganik untuk memperluas jangkauannya di luar bisnis manisan intinya, menambahkan Amplify Snack Brands dan popcorn siap saji Skinny Pop ke dalam katalognya dan Pirate Brand (termasuk merek Pirate's Booty, Smart Puffs, dan Original Tings) selama beberapa tahun terakhir.

Selengkapnya di halaman HSY →

Tentang Viatris Inc

Lahir dari penggabungan bisnis Mylan dan Upjohn di tahun 2020, Viatris adalah salah satu manufaktur obat generik terbesar di dunia, dengan portofolio obat off-patent yang cukup besar. Terhitung sekitar 1400 molekul dengan sebaran pasar di banyak negara maju dan beberapa negara berkembang. Beberapa di antaranya obat-obatan yang penjualannya tak pernah menurun, seperti Lipitor, Norvasc, Lyrica, Viagra, dan EpiPen.

Selengkapnya di halaman VTRS →