Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Menteng Heritage Realty Tbk. (HRME) vs Pulau Subur Tbk. (PTPS)

Menteng Heritage Realty Tbk.Trading
Pulau Subur Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Menteng Heritage Realty Tbk. dan Pulau Subur Tbk.: Menteng Heritage Realty Tbk. diperdagangkan di Rp45 (kapitalisasi pasar 268,14 M, volume 24 jam 1,93 jt), sedangkan Pulau Subur Tbk. diperdagangkan di Rp165 (kapitalisasi pasar 359,81 M, volume 24 jam 2,22 jt). Perbedaan utamanya: Pulau Subur Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Pulau Subur Tbk. lebih aktif diperdagangkan (2,22 jt vs 1,93 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

HRMEPTPS
Kapitalisasi Pasar
268,14 M359,81 M
Volume
1,93 jt2,22 jt
Lot
19,34 rb22,22 rb
Perputaran
86,7 jt366,22 jt
Harga Rata-rata
44,84164,84
Nilai Transaksi
86,7 jt366,22 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
45165
Volume Ekuilibrium Indikatif
1,08 rb417

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

HRME
Lihat detail
PTPS
Lihat detail

Tentang Menteng Heritage Realty Tbk.

PT Menteng Heritage Realty Tbk ("Company") was established under the name of PT Citra Prestasi Abadi based on Notarial Deed Rita Imelda Ginting, S.H., No. 27 dated June 28, 2007. The deed of establishment was approved by the Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia in the Letter Decree No. W7-09116 HT.01.01-TH.2007 dated August 20, 2007. The company changed its name from PT Citra Prestasi Abadi to PT Menteng Heritage Realty on October 5, 2007 based on Deed of Minutes No. 9 from Rita Imelda Ginting, S.H.

Selengkapnya di halaman HRME

Tentang Pulau Subur Tbk.

PT Pulau Subur Tbk (the Company) was established based on Deed No. 1 of October 1, 1980 by Justin AR, S.H., notary in Palembang. The Company started its commercial operations in October 1980. PT Sekawan Kontrindo, is the parent entity of the Company. The ultimate shareholders of the Company is Mr. Abunawar.

Selengkapnya di halaman PTPS