Perbedaan Hormel Foods Corp dan State Street PDR S&P Retail ETF: Hormel Foods Corp diperdagangkan di $19,19 (kapitalisasi pasar $10,69B), sedangkan State Street PDR S&P Retail ETF diperdagangkan di $84,09 (kapitalisasi pasar $389,66M). Perbedaan utamanya: State Street PDR S&P Retail ETF jauh lebih besar — sekitar 36450888681× kapitalisasi pasar Hormel Foods Corp, dan Hormel Foods Corp membagikan dividen 6,02%, sedangkan State Street PDR S&P Retail ETF tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hormel Foods Corp selama 99 Hari dan State Street PDR S&P Retail ETF selama 45 Hari.
| HRL | XRT | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $10,69B | $389,66M |
Volume | 10.041.387 | 4.275.820 |
Sektor | Consumer Staples | Broad Market / Factor |
Tertinggi 52 Minggu | $26,50 | $92,35 |
Terendah 52 Minggu | $19,42 | $77,28 |
Rata-rata Waktu Simpan | 99 Hari | 45 Hari |
Nilai Perusahaan | $12,67B | — |
Imbal Hasil Dividen | 6,02% | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Hormel Foods (HRL) diperdagangkan pada $19.42, turun 0.66% hari ini, dengan sinyal teknis bearish. Valuasi P/E 31.32 di atas rata-rata industri, namun margin laba bersih 2.82% menunjukkan tekanan profitabilitas. Perusahaan baru mengakuisisi Brakebush senilai $1.06 miliar untuk ekspansi di bisnis ayam, sementara dividen kuartalan $0.2925 per saham dipertahankan dengan rekor 60 tahun kenaikan beruntun.
Outlook HRL ditopang oleh strategi akuisisi dan portofolio protein yang kuat, namun pertumbuhan organik lemah dan margin yang menyusut menjadi tantangan. Analis konsensus harga target $24.25 memberikan potensi upside, tetapi sinyal teknis bearish dan rasio pembayaran dividen yang tinggi memerlukan kehati-hatian investor dalam jangka pendek.
XRT (SPDR S&P Retail ETF) diperdagangkan di $83.91 dengan kenaikan 1.21% hari ini. Sinyal teknis keseluruhan bullish meskipun moving averages menunjukkan tekanan bearish. ETF retail ini menghadapi lingkungan makro yang menantang dengan suku bunga tinggi dan tekanan inflasi, namun mendapat dukungan dari proyeksi penjualan liburan AS yang kuat di atas $1 triliun untuk pertama kalinya.
Outlook XRT tetap berhati-hati dengan potensi underperform terhadap pasar luas. Risiko utama termasuk tekanan konsumen dan volatilitas minyak, sementara peluang terletak pada ketahanan penjualan retail dan perkembangan perdagangan AS-China. Analis menunjukkan sikap netral dengan kekhawatiran terhadap prospek makro jangka menengah.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Hormel Foods adalah perusahaan makanan bermerek yang berfokus pada protein. Merek-mereknya termasuk Hormel, Spam, Jennie-O, Dinty Moore, Applegate, Wholly Guacamole, dan Skippy. Sebagian besar pendapatan perusahaan berbasis di AS: 64% ritel AS, 28% layanan makanan AS, dan 8% internasional. Berdasarkan jenis produk, pada tahun fiskal 2021, 23% dari pendapatan adalah makanan yang dapat disimpan di rak, 18% adalah unggas (bermerek dan komoditas), 55% adalah makanan mudah rusak lainnya, dan 3% lainnya, terutama produk nutrisi. Perusahaan ini memegang posisi pasar nomor satu dalam daging yang dapat disimpan di rak, makanan siap saji yang dapat disimpan di rak, pepperoni, daging deli alami/organik, dan guacamole dan posisi nomor dua dalam kalkun, bacon, makanan siap saji yang didinginkan, dan selai kacang.
Selengkapnya di halaman HRL →XRT adalah ETF dengan bobot setara yang melacak sektor ritel AS. Produk ini memberikan akses terdiversifikasi ke peritel pakaian, otomotif, hingga online, termasuk nama besar seperti Amazon, Target, dan Costco.
Selengkapnya di halaman XRT →