Perbedaan Hormel Foods Corp dan Tilray Brands Inc: Hormel Foods Corp diperdagangkan di $19,22 (kapitalisasi pasar $10,69B), sedangkan Tilray Brands Inc diperdagangkan di $3,52 (kapitalisasi pasar $530,54M). Perbedaan utamanya: Tilray Brands Inc jauh lebih besar — sekitar 49629560336,8× kapitalisasi pasar Hormel Foods Corp, dan Hormel Foods Corp membagikan dividen 6,02%, sedangkan Tilray Brands Inc tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hormel Foods Corp selama 99 Hari dan Tilray Brands Inc selama 31 Hari.
| HRL | TLRY | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $10,69B | $530,54M |
Volume | 10.041.387 | 9.099.075 |
Sektor | Consumer Staples | Health |
Tertinggi 52 Minggu | $26,50 | $21,00 |
Terendah 52 Minggu | $19,42 | $3,57 |
Rata-rata Waktu Simpan | 99 Hari | 31 Hari |
Nilai Perusahaan | $12,67B | $684,46M |
Imbal Hasil Dividen | 6,02% | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Hormel Foods (HRL) diperdagangkan di $19.23, turun 1.64% hari ini, dengan sinyal teknis bearish. Perusahaan menunjukkan kinerja laba yang solid dengan tiga kuartal berturut-turut mengalahkan estimasi EPS, namun margin laba bersih turun menjadi 2.82% pada 2025. Akuisisi Brakebush senilai $1.06 miliar baru-baru ini bertujuan memperkuat portofolio makanan siap saji. Analis memberikan konsensus harga target $24.25 dengan 20% rekomendasi beli.
Outlook HRL dicirikan oleh dividen yang konsisten selama 60 tahun namun dengan tekanan margin akibat inflasi. Peluang terletak pada ekspansi makanan siap saji melalui akuisisi, sementara risiko utama mencakup tekanan biaya input dan pertumbuhan organik yang lemah. Valuasi P/E 31.32 terlihat tinggi relatif terhadap pertumbuhan saat ini.
TLRY diperdagangkan pada $3.465, turun 6.73% dalam 24 jam, mendekati level terendah 52-minggu. Saham menunjukkan sinyal teknis bearish dengan moving averages seragam negatif, sementara fundamental menunjukkan tantangan signifikan dengan kerugian net berkelanjutan dan margin negatif. Perusahaan baru-baru ini meluncurkan produk baru di portofolio minumannya namun terus menghadapi tekanan pada profitabilitas.
Outlook tetap menantang dengan kerugian berkelanjutan dan tekanan harga, meskipun analis konsensus menunjukkan potensi upside 1.776% dari harga saat ini. Risiko utama termasuk profitabilitas yang lemah, volatilitas industri cannabis, dan ketergantungan pada pendanaan eksternal. Saham cocok hanya untuk investor berisiko tinggi yang percaya pada potensi jangka panjang reformasi cannabis.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Hormel Foods adalah perusahaan makanan bermerek yang berfokus pada protein. Merek-mereknya termasuk Hormel, Spam, Jennie-O, Dinty Moore, Applegate, Wholly Guacamole, dan Skippy. Sebagian besar pendapatan perusahaan berbasis di AS: 64% ritel AS, 28% layanan makanan AS, dan 8% internasional. Berdasarkan jenis produk, pada tahun fiskal 2021, 23% dari pendapatan adalah makanan yang dapat disimpan di rak, 18% adalah unggas (bermerek dan komoditas), 55% adalah makanan mudah rusak lainnya, dan 3% lainnya, terutama produk nutrisi. Perusahaan ini memegang posisi pasar nomor satu dalam daging yang dapat disimpan di rak, makanan siap saji yang dapat disimpan di rak, pepperoni, daging deli alami/organik, dan guacamole dan posisi nomor dua dalam kalkun, bacon, makanan siap saji yang didinginkan, dan selai kacang.
Selengkapnya di halaman HRL →Tilray adalah perusahaan Kanada yang menanam dan menjual ganja medis dan rekreasional. Pada 2021, Aphria mengakuisisi Tilray melalui merger terbalik dan mengadopsi nama Tilray. Sebagian besar penjualannya berasal dari Kanada dan ekspor ganja medis internasional, sementara bisnisnya di AS berfokus pada produk CBD dan alkohol.
Selengkapnya di halaman TLRY →