Perbedaan Hormel Foods Corp dan Ishares Msci Thailand Etf: Hormel Foods Corp diperdagangkan di $19,19 (kapitalisasi pasar $10,69B), sedangkan Ishares Msci Thailand Etf diperdagangkan di $71,61 (kapitalisasi pasar $426,83M). Perbedaan utamanya: Ishares Msci Thailand Etf jauh lebih besar — sekitar 39927970065,5× kapitalisasi pasar Hormel Foods Corp, dan Hormel Foods Corp membagikan dividen 6,02%, sedangkan Ishares Msci Thailand Etf tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hormel Foods Corp selama 99 Hari dan Ishares Msci Thailand Etf selama 65 Hari.
| HRL | THD | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $10,69B | $426,83M |
Volume | 10.041.387 | 82.409 |
Sektor | Consumer Staples | Broad Market / Factor |
Tertinggi 52 Minggu | $26,50 | $75,06 |
Terendah 52 Minggu | $19,42 | $57,86 |
Rata-rata Waktu Simpan | 99 Hari | 65 Hari |
Nilai Perusahaan | $12,67B | — |
Imbal Hasil Dividen | 6,02% | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Hormel Foods (HRL) diperdagangkan di $19.19, turun 1.84% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bearish. Perusahaan menunjukkan laba bersih yang menurun dari $805 juta pada 2024 menjadi $478 juta pada 2025 (SEC filing 2025), namun berhasil melampaui ekspektasi EPS dalam tiga kuartal terakhir. Akuisisi Brakebush senilai $1.06 milir (Reuters, 30 Sep 2026) bertujuan memperkuat portofolio makanan siap saji, sementara rasio valuasi P/E 31.32 dan P/S 0.88 mencerminkan penilaian yang moderat.
Outlook HRL didorong oleh sejarah dividen 60 tahun dan akuisisi strategis, tetapi dihadapkan pada tekanan margin laba bersih yang turun menjadi 2.82% (2025) dan sentimen analis yang didominasi hold (56.67%). Risiko termasuk volatilitas harga komoditas dan pertumbuhan organik yang lambat, meskipun target konsensus harga $24.25 (MarketBeat, Sep 2026) menunjukkan potensi apresiasi 26% dari harga saat ini.
THD (iShares MSCI Thailand ETF) diperdagangkan pada $71.61 dengan penurunan 0.26% hari ini. Sinyal teknis keseluruhan bearish dengan moving averages menunjukkan tekanan jual yang kuat. Short interest melonjak 90.6% pada September 2026, mencerminkan sentimen negatif investor. ETF ini telah memberikan kinerja kuat dengan total return 38% dalam setahun terakhir, didorong eksposur ke saham teknologi Thailand seperti Delta Electronics.
Outlook menghadapi tantangan dari rotasi modal keluar Asia dan ketergantungan pada boom AI. Potensi upside terbatas oleh tekanan jual institusional, sementara volatilitas regional menjadi risiko utama. Investor perlu memantau aliran modal asing dan perkembangan sektor teknologi Thailand untuk momentum berkelanjutan.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Hormel Foods adalah perusahaan makanan bermerek yang berfokus pada protein. Merek-mereknya termasuk Hormel, Spam, Jennie-O, Dinty Moore, Applegate, Wholly Guacamole, dan Skippy. Sebagian besar pendapatan perusahaan berbasis di AS: 64% ritel AS, 28% layanan makanan AS, dan 8% internasional. Berdasarkan jenis produk, pada tahun fiskal 2021, 23% dari pendapatan adalah makanan yang dapat disimpan di rak, 18% adalah unggas (bermerek dan komoditas), 55% adalah makanan mudah rusak lainnya, dan 3% lainnya, terutama produk nutrisi. Perusahaan ini memegang posisi pasar nomor satu dalam daging yang dapat disimpan di rak, makanan siap saji yang dapat disimpan di rak, pepperoni, daging deli alami/organik, dan guacamole dan posisi nomor dua dalam kalkun, bacon, makanan siap saji yang didinginkan, dan selai kacang.
Selengkapnya di halaman HRL →THD adalah ETF spesifik negara yang melacak kinerja pasar saham Thailand. ETF ini memberikan eksposur luas ke ekonomi Thailand di berbagai sektor seperti elektronik, energi, dan finansial, dengan aset utama seperti Delta Electronics.
Selengkapnya di halaman THD →