Perbedaan Hormel Foods Corp dan iShares 1 3 Year Treasury Bond ETF: Hormel Foods Corp diperdagangkan di $19,19 (kapitalisasi pasar $10,69B), sedangkan iShares 1 3 Year Treasury Bond ETF diperdagangkan di $81,2 (kapitalisasi pasar $26,68B). Perbedaan utamanya: iShares 1 3 Year Treasury Bond ETF jauh lebih besar — sekitar 2,5× kapitalisasi pasar Hormel Foods Corp, dan Hormel Foods Corp membagikan dividen 6,02%, sedangkan iShares 1 3 Year Treasury Bond ETF tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hormel Foods Corp selama 99 Hari dan iShares 1 3 Year Treasury Bond ETF selama 63 Hari.
| HRL | SHY | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $10,69B | $26,68B |
Volume | 10.041.387 | 4.077.691 |
Sektor | Consumer Staples | Fixed Income |
Tertinggi 52 Minggu | $26,50 | $83,18 |
Terendah 52 Minggu | $19,42 | $81,05 |
Rata-rata Waktu Simpan | 99 Hari | 63 Hari |
Nilai Perusahaan | $12,67B | — |
Imbal Hasil Dividen | 6,02% | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Hormel Foods (HRL) diperdagangkan pada $19.42, turun 0.66% hari ini, dengan sinyal teknis bearish. Valuasi P/E 31.32 di atas rata-rata industri, namun margin laba bersih 2.82% menunjukkan tekanan profitabilitas. Perusahaan baru mengakuisisi Brakebush senilai $1.06 miliar untuk ekspansi di bisnis ayam, sementara dividen kuartalan $0.2925 per saham dipertahankan dengan rekor 60 tahun kenaikan beruntun.
Outlook HRL ditopang oleh strategi akuisisi dan portofolio protein yang kuat, namun pertumbuhan organik lemah dan margin yang menyusut menjadi tantangan. Analis konsensus harga target $24.25 memberikan potensi upside, tetapi sinyal teknis bearish dan rasio pembayaran dividen yang tinggi memerlukan kehati-hatian investor dalam jangka pendek.
SHY diperdagangkan di $81.2 dengan kenaikan harian 0.05%, menunjukkan stabilitas jangka pendek meski sinyal teknis bearish. ETF obligasi jangka pendek ini menghadapi tekanan dari kenaikan yield Treasury yang mencapai level tertinggi sejak 2002, namun tetap menarik bagi investor yang mencari pendapatan stabil dengan dividen konsisten.
Outlook SHY bergantung pada kebijakan Fed dan kondisi pasar obligasi. Risiko utama adalah kenaikan suku bunga lebih lanjut, sementara peluang terletak pada stabilitas portofolio dan yield yang kompetitif di lingkungan suku bunga tinggi.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Hormel Foods adalah perusahaan makanan bermerek yang berfokus pada protein. Merek-mereknya termasuk Hormel, Spam, Jennie-O, Dinty Moore, Applegate, Wholly Guacamole, dan Skippy. Sebagian besar pendapatan perusahaan berbasis di AS: 64% ritel AS, 28% layanan makanan AS, dan 8% internasional. Berdasarkan jenis produk, pada tahun fiskal 2021, 23% dari pendapatan adalah makanan yang dapat disimpan di rak, 18% adalah unggas (bermerek dan komoditas), 55% adalah makanan mudah rusak lainnya, dan 3% lainnya, terutama produk nutrisi. Perusahaan ini memegang posisi pasar nomor satu dalam daging yang dapat disimpan di rak, makanan siap saji yang dapat disimpan di rak, pepperoni, daging deli alami/organik, dan guacamole dan posisi nomor dua dalam kalkun, bacon, makanan siap saji yang didinginkan, dan selai kacang.
Selengkapnya di halaman HRL →SHY memberikan akses ke obligasi Treasury AS dengan sisa tenor antara satu hingga tiga tahun. ETF ini berisiko rendah dan sangat likuid, dirancang untuk pelestarian modal dan pendapatan jangka pendek, dengan aset utama 2026 di berbagai Surat Utang Treasury.
Selengkapnya di halaman SHY →