Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja H.M. Sampoerna Tbk. (HMSP) vs Indonesian Tobacco Tbk. (ITIC)

H.M. Sampoerna Tbk.Trading
Indonesian Tobacco Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan H.M. Sampoerna Tbk. dan Indonesian Tobacco Tbk.: H.M. Sampoerna Tbk. diperdagangkan di Rp730 (kapitalisasi pasar 86,08 T, volume 24 jam 6,17 jt), sedangkan Indonesian Tobacco Tbk. diperdagangkan di Rp224 (kapitalisasi pasar 210,72 M, volume 24 jam 104,7 rb). Perbedaan utamanya: H.M. Sampoerna Tbk. jauh lebih besar — sekitar 408,5× kapitalisasi pasar Indonesian Tobacco Tbk., dan H.M. Sampoerna Tbk. lebih aktif diperdagangkan (6,17 jt vs 104,7 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

HMSPITIC
Kapitalisasi Pasar
86,08 T210,72 M
Volume
6,17 jt104,7 rb
Lot
61,7 rb1,05 rb
Perputaran
4,52 M23,59 jt
Harga Rata-rata
732,19225,34
Nilai Transaksi
4,52 M23,59 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
730224
Volume Ekuilibrium Indikatif
3,68 rb201

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

HMSP
Lihat detail
ITIC
Lihat detail

Tentang H.M. Sampoerna Tbk.

PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (the Company) was established in Indonesia on October 19, 1963 based on Notarial Deed No. 69 of Anwar Mahajudin, S.H.. The Company started its commercial operation since 1913 in Surabaya, as a home industry. In 1930, this home industry was officially organized under the name of NVBM Handel Maatschapij Sampoerna.

Selengkapnya di halaman HMSP

Tentang Indonesian Tobacco Tbk.

PT Indonesian Tobacco Tbk (the Company) was established in Notarial Deed No. 25 dated May 16, 1955 of Public Notary H. Chusen Bisri, S.H. under the name of N.V. Indonesian Tobacco & Industrial Company approved by the Minister of Justice of the deed of Establishment Republic of Indonesia in Decision Letter No. J.A.5/61/3 dated June 16, 1955 and was published in State Gazette of the Republic of Indonesia No. 478 dated June 22, 1956, Supplement No. 50.

Selengkapnya di halaman ITIC