Perbedaan Wahed FTSE USA Shariah ETF dan Vale SA: Wahed FTSE USA Shariah ETF diperdagangkan di $75,81 (kapitalisasi pasar $1,00B), sedangkan Vale SA diperdagangkan di $13,51 (kapitalisasi pasar $57,32B). Perbedaan utamanya: Vale SA jauh lebih besar — sekitar 57,3× kapitalisasi pasar Wahed FTSE USA Shariah ETF, dan Vale SA membagikan dividen 8,87%, sedangkan Wahed FTSE USA Shariah ETF tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Wahed FTSE USA Shariah ETF selama 65 Hari dan Vale SA selama 109 Hari.
| HLAL | VALE | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $1,00B | $57,32B |
Volume | 51.137 | 27.996.846 |
Sektor | Sector/Thematic | Basic Materials |
Tertinggi 52 Minggu | $76,54 | $17,82 |
Terendah 52 Minggu | $57,46 | $10,75 |
Rata-rata Waktu Simpan | 65 Hari | 109 Hari |
Nilai Perusahaan | — | $73,56B |
Imbal Hasil Dividen | — | 8,87% |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
HLAL diperdagangkan pada $76,44, turun 0,13% hari ini. Sinyal teknis keseluruhan bullish dengan rata-rata bergerak mendukung pembelian, meskipun RSI menunjukkan kondisi jenuh beli. Data rasio keuangan fundamental tidak tersedia dalam snapshot ini, menunggu laporan keuangan terbaru. Dividen H2-26 diumumkan sebesar $0,10 dengan tanggal efektif September 2026.
Outlook jangka pendek didukung momentum teknis bullish, namun kurangnya data fundamental membatasi penilaian mendalam. Risiko utama termasuk volatilitas pasar dan ketergantungan pada pengungkapan keuangan mendatang untuk konfirmasi kesehatan perusahaan.
Saham VALE diperdagangkan pada $13.61 dengan penurunan 3.34% hari ini, mencerminkan tekanan jangka pendek. Secara fundamental, perusahaan menunjukkan margin laba bersih 5.11% dan ROE 5.46% dengan valuasi P/E 26.84. Tren pendapatan relatif stabil di sekitar $38-41 miliar, namun laba bersih mengalami penurunan dari $18.8 miliar (2022) menjadi $2.35 miliar (2025). Analis memberikan konsensus harga target $16.21 dengan 32.43% rekomendasi beli.
Outlook VALE didukung oleh bisnis logam dasar yang tumbuh 42% YoY dan produksi tembaga yang meningkat, namun menghadapi tekanan biaya operasional dan volatilitas harga bijih besi. Risiko utama termasuk eksposur siklus komoditas dan regulasi Brasil, sementara peluang terletak pada diversifikasi basis logam dan posisi biaya rendah.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
HLAL adalah ETF yang berinvestasi pada perusahaan-perusahaan AS yang patuh syariah. ETF ini mengecualikan bisnis yang terlibat dalam aktivitas non-syariah seperti keuangan berbasis bunga, alkohol, dan judi.
Selengkapnya di halaman HLAL →Vale adalah penambang bijih besi terbesar di dunia dan salah satu penambang paling beragam, selain BHP dan Rio Tinto. Pemasukan mereka didominasi oleh divisi bahan baku, terutama bijih besi dan butiran bijih besi, dengan kontribusi minor dari produk sampingan bijih besi, termasuk mangan dan batubara.
Selengkapnya di halaman VALE →