Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Jaya Trishindo Tbk. (HELI) vs Sky Energy Indonesia Tbk. (JSKY)

Jaya Trishindo Tbk.Trading
Sky Energy Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Jaya Trishindo Tbk. dan Sky Energy Indonesia Tbk.: Jaya Trishindo Tbk. diperdagangkan di Rp202 (kapitalisasi pasar 169,9 M, volume 24 jam 498,1 rb), sedangkan Sky Energy Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp52 (kapitalisasi pasar 105,69 M). Perbedaan utamanya: Jaya Trishindo Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

HELIJSKY
Kapitalisasi Pasar
169,9 M105,69 M
Volume
498,1 rb
Lot
4,98 rb
Perputaran
100,81 jt
Harga Rata-rata
202,38
Nilai Transaksi
100,81 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
208
Volume Ekuilibrium Indikatif
10

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

HELI
Lihat detail

Tentang Jaya Trishindo Tbk.

PT Jaya Trishindo Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 19, which was amended by Deed No. 17 dated January 18, 2008 of Elizabeth Widyawati Santosa, S.H., notary in Bogor.

Selengkapnya di halaman HELI

Tentang Sky Energy Indonesia Tbk.

PT Sky Energy Indonesia (the Entity) was established based on Notarial Deed No. 6, dated July 4, 2008 of Petrus Suandi Halim, S.H., notary in Jakarta. Initially the Entity engaged as distributor of solar modules and provider of System Integration technical services for the manufacture of Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) On-grid and Off-grid types, including technical design, installation and maintenance. in 2009 the Entity cooperated with PT Hitachi High-Technologies Indonesia to establish an international-class solar module manufacturing facility. In the year of 2012, the Entity commenced the production of solar modules with a capacity of 10 MW. By 2016, The Entity has grown to become the largest producer of solar modules in Indonesia with capacity production of 100 MW for solar modules and 50 MW for solar cells.

Selengkapnya di halaman JSKY