Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Hensel Davest Indonesia Tbk. (HDIT) vs Sky Energy Indonesia Tbk. (JSKY)

Hensel Davest Indonesia Tbk.Trading
Sky Energy Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Hensel Davest Indonesia Tbk. dan Sky Energy Indonesia Tbk.: Hensel Davest Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp50 (kapitalisasi pasar 76,23 M, volume 24 jam 172,7 rb), sedangkan Sky Energy Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp52 (kapitalisasi pasar 105,69 M). Perbedaan utamanya: Sky Energy Indonesia Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

HDITJSKY
Kapitalisasi Pasar
76,23 M105,69 M
Volume
172,7 rb
Lot
1,73 rb
Perputaran
8,64 jt
Harga Rata-rata
50
Nilai Transaksi
8,64 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
50
Volume Ekuilibrium Indikatif
1

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

HDIT
Lihat detail

Tentang Hensel Davest Indonesia Tbk.

PT Hensel Davest Indonesia Tbk (the Company) was established on January 7, 2013 based on Notarial Deed. 01 from Notary Soewandi Michael Barya Sugiyo SH., M.Kn.

Selengkapnya di halaman HDIT

Tentang Sky Energy Indonesia Tbk.

PT Sky Energy Indonesia (the Entity) was established based on Notarial Deed No. 6, dated July 4, 2008 of Petrus Suandi Halim, S.H., notary in Jakarta. Initially the Entity engaged as distributor of solar modules and provider of System Integration technical services for the manufacture of Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) On-grid and Off-grid types, including technical design, installation and maintenance. in 2009 the Entity cooperated with PT Hitachi High-Technologies Indonesia to establish an international-class solar module manufacturing facility. In the year of 2012, the Entity commenced the production of solar modules with a capacity of 10 MW. By 2016, The Entity has grown to become the largest producer of solar modules in Indonesia with capacity production of 100 MW for solar modules and 50 MW for solar cells.

Selengkapnya di halaman JSKY