Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Himalaya Energi Perkasa Tbk. (HADE) vs Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk. (RMKO)

Himalaya Energi Perkasa Tbk.Trading
Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Himalaya Energi Perkasa Tbk. dan Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk.: Himalaya Energi Perkasa Tbk. diperdagangkan di Rp18 (kapitalisasi pasar 38,16 M, volume 24 jam 10,85 jt), sedangkan Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk. diperdagangkan di Rp286 (kapitalisasi pasar 435,17 M, volume 24 jam 6,79 jt). Perbedaan utamanya: Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk. jauh lebih besar — sekitar 11,4× kapitalisasi pasar Himalaya Energi Perkasa Tbk., dan Himalaya Energi Perkasa Tbk. lebih aktif diperdagangkan (10,85 jt vs 6,79 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

HADERMKO
Kapitalisasi Pasar
38,16 M435,17 M
Volume
10,85 jt6,79 jt
Lot
108,49 rb67,9 rb
Perputaran
195,28 jt1,92 M
Harga Rata-rata
18283,14
Nilai Transaksi
195,28 jt1,92 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
18286
Volume Ekuilibrium Indikatif
22,97 rb2,15 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

HADE
Lihat detail
RMKO
Lihat detail

Tentang Himalaya Energi Perkasa Tbk.

PT HD Capital Tbk formerly PT Hortus Danavest Tbk. (the Company) was established under the name of PT Harumdana Sekuritas based on the Notarial Deed No. 24 dated February 10th, 1989 of Soebagjo Ronoatmodjo S.H., notary in Jakarta. The Company divides business into 3 divisions, Stock Brokerage & Trading Division, Corporate Finance & Investment Banking and Fixed Income Division. The Company is member of Jakarta Stock Exchange and Surabaya Stock Exchange.

Selengkapnya di halaman HADE

Tentang Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk.

PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk was established based on Notarial Deed No. 2 datedDecember 18, 2017 of Muhammad Firmansyah, S.H., M.Kn., a public notary in Tangerang. The Company started its commercial operations in 2018.

Selengkapnya di halaman RMKO