Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Gozco Plantations Tbk. (GZCO) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

Gozco Plantations Tbk.Trading
Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Gozco Plantations Tbk. dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: Gozco Plantations Tbk. diperdagangkan di Rp168 (kapitalisasi pasar 1,01 T, volume 24 jam 599,9 rb), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp63 (kapitalisasi pasar 963,33 M, volume 24 jam 5,59 jt). Perbedaan utamanya: Gozco Plantations Tbk. dan Wilton Makmur Indonesia Tbk. berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (5,59 jt vs 599,9 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

GZCOSQMI
Kapitalisasi Pasar
1,01 T963,33 M
Volume
599,9 rb5,59 jt
Lot
6 rb55,93 rb
Perputaran
100,57 jt353,32 jt
Harga Rata-rata
167,6463,17
Nilai Transaksi
100,57 jt353,32 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
16862
Volume Ekuilibrium Indikatif
102,7 rb55 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

GZCO
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang Gozco Plantations Tbk.

PT Gozco Plantation (the company) was established under its original name of PT Surya Gemilang Sentosa base on notarial deed No.28 of Wachid Hasyim, S.H, dated on Aug 10, 2001.The Company’s articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No.192 of Irawan Soerodjo, S.H., dated Jan 31, 2008, concerning public offering.

Selengkapnya di halaman GZCO

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI