Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Aman Agrindo Tbk. (GULA) vs Sky Energy Indonesia Tbk. (JSKY)

Aman Agrindo Tbk.Trading
Sky Energy Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Aman Agrindo Tbk. dan Sky Energy Indonesia Tbk.: Aman Agrindo Tbk. diperdagangkan di Rp845 (kapitalisasi pasar 866,99 M, volume 24 jam 27,72 jt), sedangkan Sky Energy Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp52 (kapitalisasi pasar 105,69 M). Perbedaan utamanya: Aman Agrindo Tbk. jauh lebih besar — sekitar 8,2× kapitalisasi pasar Sky Energy Indonesia Tbk.. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

GULAJSKY
Kapitalisasi Pasar
866,99 M105,69 M
Volume
27,72 jt
Lot
277,21 rb
Perputaran
23 M
Harga Rata-rata
829,89
Nilai Transaksi
23 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
845
Volume Ekuilibrium Indikatif
3,66 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

GULA
Lihat detail

Tentang Aman Agrindo Tbk.

PT Aman Agrindo Tbk (the "Company") was established based on a Notarial Deed No. 73 dated May 24, 2013, of Agustinus Andi Toryanto S.H., Sp.N., M.Kn., Notary in Semarang.

Selengkapnya di halaman GULA

Tentang Sky Energy Indonesia Tbk.

PT Sky Energy Indonesia (the Entity) was established based on Notarial Deed No. 6, dated July 4, 2008 of Petrus Suandi Halim, S.H., notary in Jakarta. Initially the Entity engaged as distributor of solar modules and provider of System Integration technical services for the manufacture of Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) On-grid and Off-grid types, including technical design, installation and maintenance. in 2009 the Entity cooperated with PT Hitachi High-Technologies Indonesia to establish an international-class solar module manufacturing facility. In the year of 2012, the Entity commenced the production of solar modules with a capacity of 10 MW. By 2016, The Entity has grown to become the largest producer of solar modules in Indonesia with capacity production of 100 MW for solar modules and 50 MW for solar cells.

Selengkapnya di halaman JSKY