Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Grahaprima Suksesmandiri Tbk. (GTRA) vs Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA)

Grahaprima Suksesmandiri Tbk.Trading
Japfa Comfeed Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Grahaprima Suksesmandiri Tbk. dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk.: Grahaprima Suksesmandiri Tbk. diperdagangkan di Rp248 (kapitalisasi pasar 481,17 M, volume 24 jam 1,71 jt), sedangkan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp2.250 (kapitalisasi pasar 27,21 T, volume 24 jam 21,43 jt). Perbedaan utamanya: Japfa Comfeed Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 56,5× kapitalisasi pasar Grahaprima Suksesmandiri Tbk., dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (21,43 jt vs 1,71 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

GTRAJPFA
Kapitalisasi Pasar
481,17 M27,21 T
Volume
1,71 jt21,43 jt
Lot
17,12 rb214,28 rb
Perputaran
425,92 jt48,33 M
Harga Rata-rata
248,732.255,47
Nilai Transaksi
425,92 jt48,33 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
2482.250
Volume Ekuilibrium Indikatif
43516,2 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

GTRA
Lihat detail
JPFA
Lihat detail

Tentang Grahaprima Suksesmandiri Tbk.

PT Grahaprima Suksesmandiri Tbk (the “Company”) was established on August 11, 2004 based onNotarial Deed No. 15 of Hermanto, S.H., notary in Bekasi. The Company started its commercial operations on 2006.

Selengkapnya di halaman GTRA

Tentang Japfa Comfeed Indonesia Tbk.

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (the Company) was established within the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 based on Notarial Deed No. 59 dated January 18, 1971 of Djojo Muljadi, S.H., public notary, as amended by Notarial Deed No. 60 dated Februari 15, 1972, of the same notary. Japfa is currently the second largest animal feed producer in Indonesia with an estimated market share of around 35% in the domestic poultry feed market. The company was originally involved in the production of copra extraction pellets

Selengkapnya di halaman JPFA