Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO) vs Indomobil Sukses Internasional Tbk. (IMAS)

Garda Tujuh Buana TbkTrading
Indomobil Sukses Internasional Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Garda Tujuh Buana Tbk dan Indomobil Sukses Internasional Tbk.: Garda Tujuh Buana Tbk diperdagangkan di Rp156 (kapitalisasi pasar 390 M, volume 24 jam 43,4 rb), sedangkan Indomobil Sukses Internasional Tbk. diperdagangkan di Rp900 (kapitalisasi pasar 3,67 T, volume 24 jam 258 rb). Perbedaan utamanya: Indomobil Sukses Internasional Tbk. jauh lebih besar — sekitar 9,4× kapitalisasi pasar Garda Tujuh Buana Tbk, dan Indomobil Sukses Internasional Tbk. lebih aktif diperdagangkan (258 rb vs 43,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

GTBOIMAS
Kapitalisasi Pasar
390 M3,67 T
Volume
43,4 rb258 rb
Lot
4342,58 rb
Perputaran
6,77 jt231,83 jt
Harga Rata-rata
156898,55
Nilai Transaksi
6,77 jt231,83 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
156900
Volume Ekuilibrium Indikatif
10236

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

GTBO
Lihat detail
IMAS
Lihat detail

Tentang Garda Tujuh Buana Tbk

PT Garda Tujuh Buana Tbk (the Company) established in Indonesia on June 10, 1996 by deed of Notary Agus Madjid, S.H., No.48 and the deed was approved by the Minister of Justice of the Republic of Indonesia No. C2- 8095.HT.01.01.TH.96 on July 19, 1996, and was published in the State Gazette of the Republic of Indonesia No.9 on January 30, 2004, supplement No.1260.

Selengkapnya di halaman GTBO

Tentang Indomobil Sukses Internasional Tbk.

PT Indomobil Sukses International Tbk (the Company) was initially established as a result of the merger between PT Indomulti Inti Industri Tbk (IMII) and PT Indomobil Investment corporation (IIC). The Company’s articles of association has been amended from time to time, most recently on June 30, 1999 in connection with the Company’s plans to offer shares with pre-emptive right. The Ministry of Justice has approved the amendment on July 5, 1999.

Selengkapnya di halaman IMAS