Perbedaan Goldman Sachs Group Inc dan ProShares UltraShort Bloomberg Natural Gas ETF: Goldman Sachs Group Inc diperdagangkan di $895,32 (kapitalisasi pasar $256,98B), sedangkan ProShares UltraShort Bloomberg Natural Gas ETF diperdagangkan di $24,75 (kapitalisasi pasar $141,25M). Perbedaan utamanya: ProShares UltraShort Bloomberg Natural Gas ETF jauh lebih besar — sekitar 549653669,5× kapitalisasi pasar Goldman Sachs Group Inc, dan Goldman Sachs Group Inc membagikan dividen 2,27%, sedangkan ProShares UltraShort Bloomberg Natural Gas ETF tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Goldman Sachs Group Inc selama 101 Hari dan ProShares UltraShort Bloomberg Natural Gas ETF selama 10 Hari.
| GS | KOLD | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $256,98B | $141,25M |
Volume | 1.748.426 | 5.492.367 |
Sektor | Financials | Leveraged / Inverse |
Tertinggi 52 Minggu | $1,15K | $49,39 |
Terendah 52 Minggu | $744,60 | $13,58 |
Rata-rata Waktu Simpan | 101 Hari | 10 Hari |
Nilai Perusahaan | $814,98B | — |
Imbal Hasil Dividen | 2,27% | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Saham GS diperdagangkan di $882,59, turun 0,52% hari ini, dengan sinyal teknis bearish dari rata-rata bergerak namun indikator oversold seperti RSI di bawah 20. Fundamental kuat dengan laba bersih naik dari $14,3B pada 2024 menjadi $17,2B pada 2025 (SEC filing 2025), margin laba bersih 31,68%, dan valuasi P/E 13,63 yang menarik. Berita terbaru menyoroti ekspansi manajemen aset dan inisiatif AI (Reuters, 2026-09-08).
Outlook positif didukung pertumbuhan pendapatan dan efisiensi operasional, dengan target konsensus analis $1.130 (MarketBeat, 2026-09-16). Risiko termasuk volatilitas arus kas operasional negatif dan ketergantungan pada kinerja pasar keuangan. Saham menawarkan potensi apresiasi dengan dividen $5,00 yang dijadwalkan, namun investor perlu memantau tekanan teknis dan kondisi makro.
Saham KOLD diperdagangkan di $24.75, turun 0.36% dalam 24 jam. Sinyal teknis keseluruhan bearish dengan rata-rata bergerak menunjukkan tekanan jual yang kuat, sementara osilator netral. Berita terbaru menunjukkan produksi gas alam AS mencapai rekor tertinggi, menekan harga komoditas. Rasio keuangan utama seperti P/E dan P/B tidak tersedia dalam data yang diberikan.
Outlook untuk KOLD tetap bearish dalam jangka pendek karena tekanan dari produksi gas alam yang tinggi dan kondisi cuaca yang ringan. Risiko utama termasuk volatilitas harga komoditas dan ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Investor perlu memantau laporan produksi dan kebijakan OPEC+ untuk sinyal perubahan tren.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Goldman Sachs Group Inc bergerak dalam kegiatan pasar modal. Layanannya terutama mencakup operasi perbankan investasi.
Selengkapnya di halaman GS →KOLD adalah ETF leverage invers yang menargetkan imbal hasil harian dua kali (2x) kebalikan dari Indeks Bloomberg Natural Gas. ETF ini dirancang bagi investor yang ingin meraup profit saat harga gas alam turun.
Selengkapnya di halaman KOLD →