Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Griptha Putra Persada Tbk. (GRPH) vs Trimegah Karya Pratama Tbk. (UVCR)

Griptha Putra Persada Tbk.Trading
Trimegah Karya Pratama Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Griptha Putra Persada Tbk. dan Trimegah Karya Pratama Tbk.: Griptha Putra Persada Tbk. diperdagangkan di Rp137 (kapitalisasi pasar 132 M, volume 24 jam 126,63 jt), sedangkan Trimegah Karya Pratama Tbk. diperdagangkan di Rp155 (kapitalisasi pasar 314,02 M, volume 24 jam 49,33 jt). Perbedaan utamanya: Trimegah Karya Pratama Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,4× kapitalisasi pasar Griptha Putra Persada Tbk., dan Griptha Putra Persada Tbk. lebih aktif diperdagangkan (126,63 jt vs 49,33 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

GRPHUVCR
Kapitalisasi Pasar
132 M314,02 M
Volume
126,63 jt49,33 jt
Lot
1,27 jt493,25 rb
Perputaran
7,55 M
Harga Rata-rata
153,12
Nilai Transaksi
7,55 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
155
Volume Ekuilibrium Indikatif
3,77 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

GRPH
Lihat detail
UVCR
Lihat detail

Tentang Griptha Putra Persada Tbk.

PT Griptha Putra Persada Tbk (the Company), was established based on Notarial Deed No. 26 dated April 14, 2010 of Drs. Ika Slamet Riyono, S.H., notary in Kudus. The Company started its commercial operation in July 1, 2015. The Company’s immediate parent company is PT Mulia Jaya Palma and the ultimate controlling shareholder of the Company is Samuel Jeffrey Christiawan Soegeng.

Selengkapnya di halaman GRPH

Tentang Trimegah Karya Pratama Tbk.

PT Trimegah Karya Pratama Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 21 dated July 7, 2017 of Netty Maria Machdar, S.H. The Company started its commercial operations in 2018. The Company’s immediate parent company is PT Trimegah Sumber Mas, which was established and domiciled in Indonesia, while its ultimate Parent Company is PT Hutama Mulia Rajawali, which was established and domiciled in Indonesia.

Selengkapnya di halaman UVCR