Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Geoprima Solusi Tbk. (GPSO) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

Geoprima Solusi Tbk.Trading
Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Geoprima Solusi Tbk. dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: Geoprima Solusi Tbk. diperdagangkan di Rp282 (kapitalisasi pasar 208,29 M, volume 24 jam 1,24 jt), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp62 (kapitalisasi pasar 978,87 M, volume 24 jam 5,69 jt). Perbedaan utamanya: Wilton Makmur Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 4,7× kapitalisasi pasar Geoprima Solusi Tbk., dan Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (5,69 jt vs 1,24 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

GPSOSQMI
Kapitalisasi Pasar
208,29 M978,87 M
Volume
1,24 jt5,69 jt
Lot
12,37 rb56,89 rb
Perputaran
345,55 jt351,89 jt
Harga Rata-rata
279,3261,86
Nilai Transaksi
345,55 jt351,89 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
28462
Volume Ekuilibrium Indikatif
21,4 rb34

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

GPSO
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang Geoprima Solusi Tbk.

PT Geoprima Solusi Tbk (the “Company”) was established in the Republic of Indonesia on March 6, 1997, under framework of the Domestic Capital Investment Law No. 6 Year 1968 based on Notarial Deed No. 15 dated March 6, 1997 of Jimmy Simanungkalit, S.H., Notary in Jakarta. The Company started its commercial operation in 1998.

Selengkapnya di halaman GPSO

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI