Perbedaan GoPro Inc dan Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund: GoPro Inc diperdagangkan di $1,19 (kapitalisasi pasar $243,50M), sedangkan Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund diperdagangkan di $112,85 (kapitalisasi pasar $21,89B). Perbedaan utamanya: GoPro Inc jauh lebih besar — sekitar 11123800822,3× kapitalisasi pasar Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund, dan GoPro Inc lebih aktif diperdagangkan (11.527.160 vs 5.690.342). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan GoPro Inc selama 45 Hari dan Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund selama 114 Hari.
| GPRO | XLY | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $243,50M | $21,89B |
Volume | 11.527.160 | 5.690.342 |
Sektor | Technology | — |
Tertinggi 52 Minggu | $2,35 | $124,52 |
Terendah 52 Minggu | $0,58 | $105,64 |
Rata-rata Waktu Simpan | 45 Hari | 114 Hari |
Nilai Perusahaan | $302,28M | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
GPRO diperdagangkan di $1.19, turun 2.46% hari ini, dengan sentimen teknis bullish meskipun fundamental lemah. Perusahaan mengalami penurunan pendapatan dari $1.1B (2022) menjadi $652M (2025) dan kerugian bersih $93M. Rasio valuasi rendah (P/E 4.56, P/S 0.34) namun profitabilitas negatif (ROE -497%). Pengumuman merger dengan Starman Optical senilai $285M dan investasi Markiplier mendorong volatilitas saham baru-baru ini.
Outlook: Merger dan pivot AI menawarkan potensi transformasi, tetapi risiko eksekusi tinggi. Analisis terbagi (21% Buy, 46% Hold, 32% Sell) mencerminkan ketidakpastian. Investor perlu mempertimbangkan kemampuan perusahaan mengubah momentum negatif pendapatan dan profitabilitas sebelum mengambil posisi.
XLY menunjukkan kinerja positif dengan kenaikan harga 1,34% menjadi $112,85, didukung sinyal bullish secara keseluruhan meski moving average masih bearish. ETF konsumen diskresioner ini menghadapi tekanan dari underperformance terhadap S&P 500 sepanjang 2026, dengan penurunan lebih dari 7% tahun ini. Analis memberikan konsensus buy 100% meski terdapat risiko inflasi yang mempengaruhi daya beli konsumen.
Outlook XLY bergantung pada ketahanan belanja konsumen di tengah lingkungan inflasi. Peluang muncul dari tren 'funflation' dan pertumbuhan penjualan ritel liburan yang diperkirakan 4,8%, namun risiko utama adalah tekanan inflasi berkelanjutan dan underperformance sektoral terhadap pasar yang lebih luas.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
GoPro Inc adalah perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat yang pada prinsipnya bergerak dalam merancang dan menyediakan kamera, mounts, drones, dan peralatan kamera lainnya. Perusahaan mengalihdayakan sebagian manufaktur ke pihak ketiga di China. GoProc Inc menjual produk ke seluruh dunia melalui saluran penjualan langsungnya, yang menghasilkan lebih dari setengah pendapatan total, dan secara tidak langsung melalui saluran distribusinya. Perusahaan hadir, termasuk di Amerika, Eropa, Timur Tengah, Afrika, dan Asia-Pasifik, dengan Amerika menyumbang lebih dari setengah total pendapatan.
Selengkapnya di halaman GPRO →Untuk melacak kinerja indeks, reksa dana indeks ini menginvestasikan sebagian besar, tetapi setidaknya 95%, dari total asetnya dalam sekuritas dari indeks target. Reksa dana indeks ini mencakup perusahaan di industri berikut: ritel; hotel, restoran dan rekreasi; tekstil, pakaian dan barang mewah; barang rumah tangga; mobil; komponen mobil; distributor; produk rekreasi; dan layanan konsumen yang terdiversifikasi. Reksa dana indeks ini tidak terdiversifikasi.
Selengkapnya di halaman XLY →