Perbedaan GoPro Inc dan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF: GoPro Inc diperdagangkan di $1,19 (kapitalisasi pasar $243,50M), sedangkan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF diperdagangkan di $60,93 (kapitalisasi pasar $3,39B). Perbedaan utamanya: GoPro Inc jauh lebih besar — sekitar 71828908554,6× kapitalisasi pasar SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF, dan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF lebih aktif diperdagangkan (356.227 vs 11.527.160). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan GoPro Inc selama 45 Hari dan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF selama 64 Hari.
| GPRO | SPUS | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $243,50M | $3,39B |
Volume | 11.527.160 | 356.227 |
Sektor | Technology | Broad Market / Factor |
Tertinggi 52 Minggu | $2,35 | $61,15 |
Terendah 52 Minggu | $0,58 | $46,65 |
Rata-rata Waktu Simpan | 45 Hari | 64 Hari |
Nilai Perusahaan | $302,28M | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Saham GoPro (GPRO) diperdagangkan di $1.22, turun 7.58% dalam 24 jam, dengan sentimen teknis bullish namun fundamental yang menantang. Perusahaan mengalami penurunan pendapatan dari $1.1B (2022) menjadi $652M (2025) dan rugi bersih -$93.49M pada 2025. Valuasi P/E 4.56 dan P/S 0.35 terlihat rendah, namun margin laba bersih negatif -28.52% dan ROE -497.15% mencerminkan tekanan operasional. Berita terbaru (September 2026) menunjukkan lonjakan harga karena rencana merger dengan Starman Optical dan investasi influencer Markiplier.
Outlook: Merger $285M dengan Starman Optical dan pivot ke AI/data center berpotensi mengubah naratif, namun eksekusi risiko tinggi. Saham berisiko tinggi karena rugi berkelanjutan, penurunan pendapatan, dan arus kas negatif. Analis terbagi (21.43% Buy, 46.43% Hold) dengan harga beli $1.14 dalam merger yang sedang diselidiki keadilannya. Investor perlu memantau realisasi sinergi merger dan perbaikan profitabilitas.
SPUS diperdagangkan pada $61,07 dengan penurunan harian ringan -0,13%. Sinyal teknis keseluruhan bullish didukung oleh moving averages, meski osilator menunjukkan tekanan jual dengan RSI mendekati zona jenuh beli. ETF ini membayar dividen konsisten $0,03 per saham dengan jadwal reguler hingga September 2026, menarik bagi investor yang mencari pendapatan.
Outlook SPUS didukung momentum teknis bullish namun menghadapi risiko dari peningkatan short interest yang signifikan. Potensi kenaikan terbatas oleh level resistance di $62, sementara fundamental terbatas karena sifatnya sebagai ETF yang melacak indeks S&P 500 dengan kriteria syariah.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
GoPro Inc adalah perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat yang pada prinsipnya bergerak dalam merancang dan menyediakan kamera, mounts, drones, dan peralatan kamera lainnya. Perusahaan mengalihdayakan sebagian manufaktur ke pihak ketiga di China. GoProc Inc menjual produk ke seluruh dunia melalui saluran penjualan langsungnya, yang menghasilkan lebih dari setengah pendapatan total, dan secara tidak langsung melalui saluran distribusinya. Perusahaan hadir, termasuk di Amerika, Eropa, Timur Tengah, Afrika, dan Asia-Pasifik, dengan Amerika menyumbang lebih dari setengah total pendapatan.
Selengkapnya di halaman GPRO →SPUS melacak indeks berbobot kapitalisasi pasar dari saham-saham S&P 500 yang mematuhi hukum Syariah. ETF ini menyaring perusahaan yang terlibat dalam aktivitas bisnis non-syariah seperti alkohol, tembakau, perjudian, dan keuangan konvensional, serta mengecualikan sektor-sektor seperti Dirgantara & Pertahanan, dan Pemrosesan Data. Dengan berfokus pada saham ber-leverage rendah, SPUS memberikan investor eksposur yang sadar nilai dan selaras secara etika ke portofolio terdiversifikasi dari ekuitas AS berkapitalisasi besar.
Selengkapnya di halaman SPUS →