Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja GoPro Inc (GPRO) vs YieldMax Nasdaq 100 0DTE Covered Call Strategy ETF (QDTY)

YieldMax Nasdaq 100 0DTE Covered Call Strategy ETFTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan GoPro Inc dan YieldMax Nasdaq 100 0DTE Covered Call Strategy ETF: GoPro Inc diperdagangkan di $1,19 (kapitalisasi pasar $243,50M), sedangkan YieldMax Nasdaq 100 0DTE Covered Call Strategy ETF diperdagangkan di $39,27 (kapitalisasi pasar $28,69M). Perbedaan utamanya: GoPro Inc jauh lebih besar — sekitar 8,5× kapitalisasi pasar YieldMax Nasdaq 100 0DTE Covered Call Strategy ETF, dan YieldMax Nasdaq 100 0DTE Covered Call Strategy ETF lebih aktif diperdagangkan (22.490 vs 11.527.160). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan GoPro Inc selama 45 Hari dan YieldMax Nasdaq 100 0DTE Covered Call Strategy ETF selama 61 Hari.

GPROQDTY
Kapitalisasi Pasar
$243,50M$28,69M
Volume
11.527.16022.490
Sektor
TechnologyIncome / Options Overlay
Tertinggi 52 Minggu
$2,31$46,71
Terendah 52 Minggu
$0,58$36,57
Rata-rata Waktu Simpan
45 Hari61 Hari
Nilai Perusahaan
$302,28M—

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

GoPro Inc

GPRO diperdagangkan di $1.18, turun 3.28% hari ini, namun secara teknis menunjukkan sinyal bullish dengan moving averages positif. Perusahaan mengalami penurunan revenue dari $1.1B (2022) menjadi $652M (2025) dengan margin laba bersih negatif -14.35%. Merger dengan Starman Optical senilai $285M dan investasi Markiplier 8.5% menjadi katalis utama pergerakan saham baru-baru ini.

Outlook: Potensi upside dari merger dan pivot AI, namun fundamental lemah dengan kerugian berkelanjutan dan arus kas negatif. Risiko tinggi dari persaingan smartphone dan ketergantungan pada kesuksesan transformasi bisnis. Analis terpecah dengan hanya 21.43% rekomendasi buy.

YieldMax Nasdaq 100 0DTE Covered Call Strategy ETF

QDTY (YieldMax Nasdaq 100 0DTE Covered Call Strategy ETF) diperdagangkan di $39,27 dengan penurunan harian -0,84%. ETF ini menunjukkan momentum teknis bullish dengan sinyal beli dominan dari moving averages, meskipun RSI jangka pendek menunjukkan kondisi overbought. QDTY secara konsisten membagikan dividen mingguan dengan yield yang tinggi, termasuk dividen terbaru $0,24 per saham yang diumumkan 6 Oktober 2026 dengan yield 3.112%.

Outlook QDTY didukung oleh strategi covered call yang menghasilkan pendapatan reguler, namun investor perlu waspada terhadap volatilitas pasar dan risiko penurunan nilai saat kondisi overbought. Yield tinggi menjadi daya tarik utama, tetapi performa bergantung pada stabilitas underlying assets Nasdaq 100. Risiko utama termasuk fluktuasi pasar dan sensitivitas terhadap volatilitas opsi.

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

GPRO
93% Beli7% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 45 Hari
QDTY

Belum ada data sentimen.

Tentang GoPro Inc

GoPro Inc adalah perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat yang pada prinsipnya bergerak dalam merancang dan menyediakan kamera, mounts, drones, dan peralatan kamera lainnya. Perusahaan mengalihdayakan sebagian manufaktur ke pihak ketiga di China. GoProc Inc menjual produk ke seluruh dunia melalui saluran penjualan langsungnya, yang menghasilkan lebih dari setengah pendapatan total, dan secara tidak langsung melalui saluran distribusinya. Perusahaan hadir, termasuk di Amerika, Eropa, Timur Tengah, Afrika, dan Asia-Pasifik, dengan Amerika menyumbang lebih dari setengah total pendapatan.

Selengkapnya di halaman GPRO →

Tentang YieldMax Nasdaq 100 0DTE Covered Call Strategy ETF

QDTY adalah ETF yang dikelola secara aktif dengan strategi 'synthetic covered call' pada Indeks Nasdaq-100 menggunakan opsi zero-days-to-expiration (0DTE). ETF ini bertujuan menghasilkan pendapatan mingguan yang tinggi dengan menjual opsi beli harian, memberikan partisipasi terbatas pada kenaikan indeks namun tetap terekspos sepenuhnya pada risiko penurunan nilai indeks.

Selengkapnya di halaman QDTY →