Perbedaan GoPro Inc dan Live Nation Entertainment, Inc.: GoPro Inc diperdagangkan di $1,19 (kapitalisasi pasar $243,50M), sedangkan Live Nation Entertainment, Inc. diperdagangkan di $171,11 (kapitalisasi pasar $39,92B). Perbedaan utamanya: GoPro Inc jauh lebih besar — sekitar 6099699398,8× kapitalisasi pasar Live Nation Entertainment, Inc., dan GoPro Inc lebih aktif diperdagangkan (11.527.160 vs 1.982.609). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan GoPro Inc selama 45 Hari dan Live Nation Entertainment, Inc. selama 72 Hari.
| GPRO | LYV | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $243,50M | $39,92B |
Volume | 11.527.160 | 1.982.609 |
Sektor | Technology | Media |
Tertinggi 52 Minggu | $2,35 | $188,46 |
Terendah 52 Minggu | $0,58 | $125,61 |
Rata-rata Waktu Simpan | 45 Hari | 72 Hari |
Nilai Perusahaan | $302,28M | $42,13B |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Saham GoPro (GPRO) diperdagangkan di $1.22, turun 7.58% dalam 24 jam, dengan sentimen teknis bullish namun fundamental yang menantang. Perusahaan mengalami penurunan pendapatan dari $1.1B (2022) menjadi $652M (2025) dan rugi bersih -$93.49M pada 2025. Valuasi P/E 4.56 dan P/S 0.35 terlihat rendah, namun margin laba bersih negatif -28.52% dan ROE -497.15% mencerminkan tekanan operasional. Berita terbaru (September 2026) menunjukkan lonjakan harga karena rencana merger dengan Starman Optical dan investasi influencer Markiplier.
Outlook: Merger $285M dengan Starman Optical dan pivot ke AI/data center berpotensi mengubah naratif, namun eksekusi risiko tinggi. Saham berisiko tinggi karena rugi berkelanjutan, penurunan pendapatan, dan arus kas negatif. Analis terbagi (21.43% Buy, 46.43% Hold) dengan harga beli $1.14 dalam merger yang sedang diselidiki keadilannya. Investor perlu memantau realisasi sinergi merger dan perbaikan profitabilitas.
LYV (Live Nation Entertainment) diperdagangkan di $170.84 dengan penurunan harian -0.55%. Saham menunjukkan momentum teknis bullish dengan support kuat di $167-169. Fundamental menunjukkan pertumbuhan pendapatan yang solid ($25.2B pada 2025) namun margin laba bersih tipis (0.51%). Analis sangat optimis dengan 87% rating beli dan target harga $208.18. Perusahaan menghadapi tekanan regulasi antitrust namun mendapat dorongan dari tren 'funflation' dan permintaan konsumen yang kuat untuk pengalaman langsung.
Outlook positif didukung permintaan konsumen yang kuat dan pertumbuhan pendapatan berkelanjutan, namun risiko regulasi antitrust dan margin laba yang tipis memerlukan kehati-hatian. Katalis utama termasuk eksekusi operasional yang solid dan momentum industri hiburan langsung, sementara utang tinggi dan tekanan biaya menjadi tantangan utama bagi investor.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
GoPro Inc adalah perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat yang pada prinsipnya bergerak dalam merancang dan menyediakan kamera, mounts, drones, dan peralatan kamera lainnya. Perusahaan mengalihdayakan sebagian manufaktur ke pihak ketiga di China. GoProc Inc menjual produk ke seluruh dunia melalui saluran penjualan langsungnya, yang menghasilkan lebih dari setengah pendapatan total, dan secara tidak langsung melalui saluran distribusinya. Perusahaan hadir, termasuk di Amerika, Eropa, Timur Tengah, Afrika, dan Asia-Pasifik, dengan Amerika menyumbang lebih dari setengah total pendapatan.
Selengkapnya di halaman GPRO →Live Nation merupakan firma hiburan live terbesar di dunia dengan telah melayani lebih dari 570 juta fans di 44 negara di tahun 2018 melalui platform konser dan penjualan tiket mereka. Baik dari kepemilikan langsung, hak operasional, atau memegang lisensi penjualan tiket eksklusif, Live Nation mengontrol lebih dari 235 tempat pertunjukan termasuk House of Blues, Hollywood Palladium, dan Spark Arena di Selandia Baru. Live Nation juga memiliki salah satu penyedia jasa pertiketan, Ticketmaster, yang telah menjual lebih dari 480 juta tiket untuk lebih dari 12.000 klien di tahun 2018. Agensi manajemen artis mereka telah mengelola lebih dari 400 klien. Sepak terjang besar mereka di dunia hiburan live telah membantu Live Nation menjadi salah satu platform iklan dan sponsor berorientasi penggemar musik terbesar saat ini. Liberty Media mempunyai 33% kepemilikan Live Nation, di bawah bendera SiriusXM.
Selengkapnya di halaman LYV →