Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Perdana Gapuraprima Tbk. (GPRA) vs Wahana Pronatural Tbk. (WAPO)

Perdana Gapuraprima Tbk.Trading
Wahana Pronatural Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Perdana Gapuraprima Tbk. dan Wahana Pronatural Tbk.: Perdana Gapuraprima Tbk. diperdagangkan di Rp107 (kapitalisasi pasar 457,6 M, volume 24 jam 47,81 jt), sedangkan Wahana Pronatural Tbk. diperdagangkan di Rp148 (kapitalisasi pasar 163,8 M, volume 24 jam 36,65 jt). Perbedaan utamanya: Perdana Gapuraprima Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,8× kapitalisasi pasar Wahana Pronatural Tbk., dan Perdana Gapuraprima Tbk. lebih aktif diperdagangkan (47,81 jt vs 36,65 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

GPRAWAPO
Kapitalisasi Pasar
457,6 M163,8 M
Volume
47,81 jt36,65 jt
Lot
478,14 rb366,49 rb
Perputaran
5,15 M5,53 M
Harga Rata-rata
107,63150,77
Nilai Transaksi
5,15 M5,53 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
107143
Volume Ekuilibrium Indikatif
441,6 rb3,05 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

GPRA
Lihat detail
WAPO
Lihat detail

Tentang Perdana Gapuraprima Tbk.

PT Perdana Gapuraprima Tbk was established at Jakarta under the name of PT Perdana Gapura Mas on May 21, 1987. The Company’s articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 109 of Mrs. Leolin J, S.H., dated Jun 29, 2007, concerning among others, the change in the Company’s name, paid up capital and public offering of stock.

Selengkapnya di halaman GPRA

Tentang Wahana Pronatural Tbk.

PT Wahana Phonix Mandiri (the Company) Tbk was established on August 7, 1993 under the name PT Golden Phoenix. On January 31, 2000 the Company changed its named to be PT Wahana Phonix Mandiri, Tbk. Deed by making statements shareholders meeting extraordinary No.2 on June 2, 2012 by Wachid Hasyim, notary in Surabaya, the Company name was changed to PT Wahana Pronatural Tbk

Selengkapnya di halaman WAPO