Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Perdana Gapuraprima Tbk. (GPRA) vs Indomobil Sukses Internasional Tbk. (IMAS)

Perdana Gapuraprima Tbk.Trading
Indomobil Sukses Internasional Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Perdana Gapuraprima Tbk. dan Indomobil Sukses Internasional Tbk.: Perdana Gapuraprima Tbk. diperdagangkan di Rp105 (kapitalisasi pasar 444,77 M, volume 24 jam 128,05 jt), sedangkan Indomobil Sukses Internasional Tbk. diperdagangkan di Rp900 (kapitalisasi pasar 3,67 T, volume 24 jam 258 rb). Perbedaan utamanya: Indomobil Sukses Internasional Tbk. jauh lebih besar — sekitar 8,3× kapitalisasi pasar Perdana Gapuraprima Tbk., dan Perdana Gapuraprima Tbk. lebih aktif diperdagangkan (128,05 jt vs 258 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

GPRAIMAS
Kapitalisasi Pasar
444,77 M3,67 T
Volume
128,05 jt258 rb
Lot
1,28 jt2,58 rb
Perputaran
13,21 M231,83 jt
Harga Rata-rata
103,18898,55
Nilai Transaksi
13,21 M231,83 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
105900
Volume Ekuilibrium Indikatif
4,51 rb236

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

GPRA
Lihat detail
IMAS
Lihat detail

Tentang Perdana Gapuraprima Tbk.

PT Perdana Gapuraprima Tbk was established at Jakarta under the name of PT Perdana Gapura Mas on May 21, 1987. The Company’s articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 109 of Mrs. Leolin J, S.H., dated Jun 29, 2007, concerning among others, the change in the Company’s name, paid up capital and public offering of stock.

Selengkapnya di halaman GPRA

Tentang Indomobil Sukses Internasional Tbk.

PT Indomobil Sukses International Tbk (the Company) was initially established as a result of the merger between PT Indomulti Inti Industri Tbk (IMII) and PT Indomobil Investment corporation (IIC). The Company’s articles of association has been amended from time to time, most recently on June 30, 1999 in connection with the Company’s plans to offer shares with pre-emptive right. The Ministry of Justice has approved the amendment on July 5, 1999.

Selengkapnya di halaman IMAS