Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk. (GOLD) vs Multikarya Asia Pasifik Raya Tbk. (MKAP)

Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk.Trading
Multikarya Asia Pasifik Raya Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk. dan Multikarya Asia Pasifik Raya Tbk.: Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk. diperdagangkan di Rp278 (kapitalisasi pasar 355,08 M, volume 24 jam 415,1 rb), sedangkan Multikarya Asia Pasifik Raya Tbk. diperdagangkan di Rp1.115 (kapitalisasi pasar 3,62 T, volume 24 jam 38 rb). Perbedaan utamanya: Multikarya Asia Pasifik Raya Tbk. jauh lebih besar — sekitar 10,2× kapitalisasi pasar Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk., dan Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk. lebih aktif diperdagangkan (415,1 rb vs 38 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

GOLDMKAP
Kapitalisasi Pasar
355,08 M3,62 T
Volume
415,1 rb38 rb
Lot
4,15 rb380
Perputaran
115,42 jt42,24 jt
Harga Rata-rata
278,061.111,46
Nilai Transaksi
115,42 jt42,24 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
2781.115
Volume Ekuilibrium Indikatif
500300

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

MKAP
Lihat detail

Tentang Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk.

PT Golden Retailindo Tbk was established under its original name of PT Bima Nuansa Cempaka on May 3, 1996. PT Golden Retailindo Tbk activity is the operation of Golden Truly department stores, including the retail of clothes and accessories. Its fashion apparels are marketed under the brand name Element, which include beach wear, surf wear and skate wear.

Selengkapnya di halaman GOLD

Tentang Multikarya Asia Pasifik Raya Tbk.

PT Multikarya Asia Pasifik Raya Tbk (the Company) was established on May 16, 2002 in Jakarta, Indonesia under the name of PT Mudking Asia Pasifik Raya, herein after, based on Notarial Deed No. 43 of Yunardi, S.H. The Company started its commercial operations in 2002.

Selengkapnya di halaman MKAP