Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk. (GOLD) vs Indonesian Tobacco Tbk. (ITIC)

Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk.Trading
Indonesian Tobacco Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk. dan Indonesian Tobacco Tbk.: Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk. diperdagangkan di Rp270 (kapitalisasi pasar 344,86 M, volume 24 jam 25,6 rb), sedangkan Indonesian Tobacco Tbk. diperdagangkan di Rp228 (kapitalisasi pasar 212,6 M, volume 24 jam 462,7 rb). Perbedaan utamanya: Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Indonesian Tobacco Tbk. lebih aktif diperdagangkan (462,7 rb vs 25,6 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

GOLDITIC
Kapitalisasi Pasar
344,86 M212,6 M
Volume
25,6 rb462,7 rb
Lot
2564,63 rb
Perputaran
7,02 jt104,24 jt
Harga Rata-rata
274,05225,28
Nilai Transaksi
7,02 jt104,24 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
270228
Volume Ekuilibrium Indikatif
40097

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ITIC
Lihat detail

Tentang Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk.

PT Golden Retailindo Tbk was established under its original name of PT Bima Nuansa Cempaka on May 3, 1996. PT Golden Retailindo Tbk activity is the operation of Golden Truly department stores, including the retail of clothes and accessories. Its fashion apparels are marketed under the brand name Element, which include beach wear, surf wear and skate wear.

Selengkapnya di halaman GOLD

Tentang Indonesian Tobacco Tbk.

PT Indonesian Tobacco Tbk (the Company) was established in Notarial Deed No. 25 dated May 16, 1955 of Public Notary H. Chusen Bisri, S.H. under the name of N.V. Indonesian Tobacco & Industrial Company approved by the Minister of Justice of the deed of Establishment Republic of Indonesia in Decision Letter No. J.A.5/61/3 dated June 16, 1955 and was published in State Gazette of the Republic of Indonesia No. 478 dated June 22, 1956, Supplement No. 50.

Selengkapnya di halaman ITIC