Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk. (GOLD) vs Indomobil Sukses Internasional Tbk. (IMAS)

Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk.Trading
Indomobil Sukses Internasional Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk. dan Indomobil Sukses Internasional Tbk.: Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk. diperdagangkan di Rp278 (kapitalisasi pasar 355,08 M, volume 24 jam 415,1 rb), sedangkan Indomobil Sukses Internasional Tbk. diperdagangkan di Rp900 (kapitalisasi pasar 3,67 T, volume 24 jam 258 rb). Perbedaan utamanya: Indomobil Sukses Internasional Tbk. jauh lebih besar — sekitar 10,3× kapitalisasi pasar Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk., dan Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk. lebih aktif diperdagangkan (415,1 rb vs 258 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

GOLDIMAS
Kapitalisasi Pasar
355,08 M3,67 T
Volume
415,1 rb258 rb
Lot
4,15 rb2,58 rb
Perputaran
115,42 jt231,83 jt
Harga Rata-rata
278,06898,55
Nilai Transaksi
115,42 jt231,83 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
278900
Volume Ekuilibrium Indikatif
500236

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

IMAS
Lihat detail

Tentang Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk.

PT Golden Retailindo Tbk was established under its original name of PT Bima Nuansa Cempaka on May 3, 1996. PT Golden Retailindo Tbk activity is the operation of Golden Truly department stores, including the retail of clothes and accessories. Its fashion apparels are marketed under the brand name Element, which include beach wear, surf wear and skate wear.

Selengkapnya di halaman GOLD

Tentang Indomobil Sukses Internasional Tbk.

PT Indomobil Sukses International Tbk (the Company) was initially established as a result of the merger between PT Indomulti Inti Industri Tbk (IMII) and PT Indomobil Investment corporation (IIC). The Company’s articles of association has been amended from time to time, most recently on June 30, 1999 in connection with the Company’s plans to offer shares with pre-emptive right. The Ministry of Justice has approved the amendment on July 5, 1999.

Selengkapnya di halaman IMAS