Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Galva Technologies Tbk. (GLVA) vs Sky Energy Indonesia Tbk. (JSKY)

Galva Technologies Tbk.Trading
Sky Energy Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Galva Technologies Tbk. dan Sky Energy Indonesia Tbk.: Galva Technologies Tbk. diperdagangkan di Rp326 (kapitalisasi pasar 492 M, volume 24 jam 3,8 rb), sedangkan Sky Energy Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp52 (kapitalisasi pasar 105,69 M). Perbedaan utamanya: Galva Technologies Tbk. jauh lebih besar — sekitar 4,7× kapitalisasi pasar Sky Energy Indonesia Tbk.. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

GLVAJSKY
Kapitalisasi Pasar
492 M105,69 M
Volume
3,8 rb
Lot
38
Perputaran
1,23 jt
Harga Rata-rata
322,53
Nilai Transaksi
1,23 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
328
Volume Ekuilibrium Indikatif
200

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

GLVA
Lihat detail

Tentang Galva Technologies Tbk.

PT Galva Technologies Tbk (the “Company”) was established under the Deed No. 1 dated September 1, 1991 by notary Fransiscus Jacobus Mawati, S.H., notary in Jakarta.

Selengkapnya di halaman GLVA

Tentang Sky Energy Indonesia Tbk.

PT Sky Energy Indonesia (the Entity) was established based on Notarial Deed No. 6, dated July 4, 2008 of Petrus Suandi Halim, S.H., notary in Jakarta. Initially the Entity engaged as distributor of solar modules and provider of System Integration technical services for the manufacture of Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) On-grid and Off-grid types, including technical design, installation and maintenance. in 2009 the Entity cooperated with PT Hitachi High-Technologies Indonesia to establish an international-class solar module manufacturing facility. In the year of 2012, the Entity commenced the production of solar modules with a capacity of 10 MW. By 2016, The Entity has grown to become the largest producer of solar modules in Indonesia with capacity production of 100 MW for solar modules and 50 MW for solar cells.

Selengkapnya di halaman JSKY