Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Gunung Raja Paksi Tbk. (GGRP) vs Organon Pharma Indonesia Tbk. (SCPI)

Gunung Raja Paksi Tbk.Trading
Organon Pharma Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Gunung Raja Paksi Tbk. dan Organon Pharma Indonesia Tbk.: Gunung Raja Paksi Tbk. diperdagangkan di Rp330 (kapitalisasi pasar 4,02 T, volume 24 jam 1,49 jt), sedangkan Organon Pharma Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp29.000 (kapitalisasi pasar 104,4 M). Perbedaan utamanya: Gunung Raja Paksi Tbk. jauh lebih besar — sekitar 38,5× kapitalisasi pasar Organon Pharma Indonesia Tbk.. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

GGRPSCPI
Kapitalisasi Pasar
4,02 T104,4 M
Volume
1,49 jt
Lot
14,87 rb
Perputaran
488,12 jt
Harga Rata-rata
328,37
Nilai Transaksi
488,12 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
330
Volume Ekuilibrium Indikatif
1

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

GGRP
Lihat detail
SCPI
Lihat detail

Tentang Gunung Raja Paksi Tbk.

PT. Gunung Raja Paksi Tbk (the Company) was established under the name of PT Gunung Naga Mas based on Notarial Deed No.229 of Chairani Bustami,S.H. dated August 20,1990 that was amended by Notarial Deed No.25 dated June 6,1991. The change from Foreign Capital Investment (“FCI”) to Domestic Capital Investment (“DCI”) has been approved by the Capital Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia in its Letter No.346/1/IP/PMDN/2016 dated December 15, 2016.

Selengkapnya di halaman GGRP

Tentang Organon Pharma Indonesia Tbk.

PT Merck Sharp Dohme Pharma Tbk was established within the frame work of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 as amended by Law No. 11 year 1970 based on Notarial Deed No. 17 dated 7 March 1972 of Djojo Muljadi, S.H. The company originally incorporated as PT. Essex Indonesia, as a joint venture between Schering Corporation, a worldwide, research-based pharmaceutical enterprise headquartered in the United States, and an Indonesian businessman.

Selengkapnya di halaman SCPI