Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Gunung Raja Paksi Tbk. (GGRP) vs Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN)

Gunung Raja Paksi Tbk.Trading
Bank Pan Indonesia TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Gunung Raja Paksi Tbk. dan Bank Pan Indonesia Tbk: Gunung Raja Paksi Tbk. diperdagangkan di Rp302 (kapitalisasi pasar 3,68 T, volume 24 jam 218,2 rb), sedangkan Bank Pan Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp905 (kapitalisasi pasar 21,57 T, volume 24 jam 810 rb). Perbedaan utamanya: Bank Pan Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 5,9× kapitalisasi pasar Gunung Raja Paksi Tbk., dan Bank Pan Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (810 rb vs 218,2 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

GGRPPNBN
Kapitalisasi Pasar
3,68 T21,57 T
Volume
218,2 rb810 rb
Lot
2,18 rb8,1 rb
Perputaran
65,68 jt731,29 jt
Harga Rata-rata
301902,83
Nilai Transaksi
65,68 jt731,29 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
304910
Volume Ekuilibrium Indikatif
2 rb218

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

GGRP
Lihat detail
PNBN
Lihat detail

Tentang Gunung Raja Paksi Tbk.

PT. Gunung Raja Paksi Tbk (the Company) was established under the name of PT Gunung Naga Mas based on Notarial Deed No.229 of Chairani Bustami,S.H. dated August 20,1990 that was amended by Notarial Deed No.25 dated June 6,1991. The change from Foreign Capital Investment (“FCI”) to Domestic Capital Investment (“DCI”) has been approved by the Capital Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia in its Letter No.346/1/IP/PMDN/2016 dated December 15, 2016.

Selengkapnya di halaman GGRP

Tentang Bank Pan Indonesia Tbk

PT Bank Pan Indonesia Tbk (the Bank) was established based on Deed No. 85 dated August 17, 1971 of notary Juliaan Nimrod Siregar gelar Mangaradja, S.H. Panin (Pan Indonesia) Bank was established by the merger of three small private banks. It was one of the first banks to be granted a foreign exchange license in 1972.

Selengkapnya di halaman PNBN