Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Gunawan Dianjaya Steel Tbk. (GDST) vs Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA)

Gunawan Dianjaya Steel Tbk.Trading
Japfa Comfeed Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Gunawan Dianjaya Steel Tbk. dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk.: Gunawan Dianjaya Steel Tbk. diperdagangkan di Rp118 (kapitalisasi pasar 1,15 T, volume 24 jam 29,69 jt), sedangkan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp2.260 (kapitalisasi pasar 25,8 T, volume 24 jam 10,38 jt). Perbedaan utamanya: Japfa Comfeed Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 22,4× kapitalisasi pasar Gunawan Dianjaya Steel Tbk., dan Gunawan Dianjaya Steel Tbk. lebih aktif diperdagangkan (29,69 jt vs 10,38 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

GDSTJPFA
Kapitalisasi Pasar
1,15 T25,8 T
Volume
29,69 jt10,38 jt
Lot
296,93 rb103,82 rb
Perputaran
3,58 M23,52 M
Harga Rata-rata
120,572.265,33
Nilai Transaksi
3,58 M23,52 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
1182.260
Volume Ekuilibrium Indikatif
5 rb3,46 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

GDST
Lihat detail
JPFA
Lihat detail

Tentang Gunawan Dianjaya Steel Tbk.

PT Gunawan Dianjaya Steel Tbk (the Company) was established within the Frameworkof Domestic Investment Law No. 6 year 1968 amended by the Law No. 12 year 1970 based on Notarial Deed No. 6 Jamilah Nahdi, S.H., dated April 8, 1989.

Selengkapnya di halaman GDST

Tentang Japfa Comfeed Indonesia Tbk.

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (the Company) was established within the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 based on Notarial Deed No. 59 dated January 18, 1971 of Djojo Muljadi, S.H., public notary, as amended by Notarial Deed No. 60 dated Februari 15, 1972, of the same notary. Japfa is currently the second largest animal feed producer in Indonesia with an estimated market share of around 35% in the domestic poultry feed market. The company was originally involved in the production of copra extraction pellets

Selengkapnya di halaman JPFA