Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Gunawan Dianjaya Steel Tbk. (GDST) vs Indomobil Sukses Internasional Tbk. (IMAS)

Gunawan Dianjaya Steel Tbk.Trading
Indomobil Sukses Internasional Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Gunawan Dianjaya Steel Tbk. dan Indomobil Sukses Internasional Tbk.: Gunawan Dianjaya Steel Tbk. diperdagangkan di Rp117 (kapitalisasi pasar 1,09 T, volume 24 jam 3,11 jt), sedangkan Indomobil Sukses Internasional Tbk. diperdagangkan di Rp845 (kapitalisasi pasar 3,4 T, volume 24 jam 22,1 rb). Perbedaan utamanya: Indomobil Sukses Internasional Tbk. jauh lebih besar — sekitar 3,1× kapitalisasi pasar Gunawan Dianjaya Steel Tbk., dan Gunawan Dianjaya Steel Tbk. lebih aktif diperdagangkan (3,11 jt vs 22,1 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

GDSTIMAS
Kapitalisasi Pasar
1,09 T3,4 T
Volume
3,11 jt22,1 rb
Lot
31,12 rb221
Perputaran
366,29 jt18,76 jt
Harga Rata-rata
117,69848,87
Nilai Transaksi
366,29 jt18,76 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
118850
Volume Ekuilibrium Indikatif
663,3 rb300

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

GDST
Lihat detail
IMAS
Lihat detail

Tentang Gunawan Dianjaya Steel Tbk.

PT Gunawan Dianjaya Steel Tbk (the Company) was established within the Frameworkof Domestic Investment Law No. 6 year 1968 amended by the Law No. 12 year 1970 based on Notarial Deed No. 6 Jamilah Nahdi, S.H., dated April 8, 1989.

Selengkapnya di halaman GDST

Tentang Indomobil Sukses Internasional Tbk.

PT Indomobil Sukses International Tbk (the Company) was initially established as a result of the merger between PT Indomulti Inti Industri Tbk (IMII) and PT Indomobil Investment corporation (IIC). The Company’s articles of association has been amended from time to time, most recently on June 30, 1999 in connection with the Company’s plans to offer shares with pre-emptive right. The Ministry of Justice has approved the amendment on July 5, 1999.

Selengkapnya di halaman IMAS