Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja iShares China Large-Cap ETF (FXI) vs Jumia Technologies AG - ADR (JMIA)

iShares China Large-Cap ETFTrading
Jumia Technologies AG - ADRTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan iShares China Large-Cap ETF dan Jumia Technologies AG - ADR: iShares China Large-Cap ETF diperdagangkan di $34,25 (kapitalisasi pasar $3,86B), sedangkan Jumia Technologies AG - ADR diperdagangkan di $6,28 (kapitalisasi pasar $865,90M). Perbedaan utamanya: Jumia Technologies AG - ADR jauh lebih besar — sekitar 224326424870,5× kapitalisasi pasar iShares China Large-Cap ETF, dan iShares China Large-Cap ETF lebih aktif diperdagangkan (16.323.837 vs 1.695.227). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan iShares China Large-Cap ETF selama 150 Hari dan Jumia Technologies AG - ADR selama 28 Hari.

FXIJMIA
Kapitalisasi Pasar
$3,86B$865,90M
Volume
16.323.8371.695.227
Tertinggi 52 Minggu
$41,08$14,60
Terendah 52 Minggu
$31,59$5,69
Rata-rata Waktu Simpan
150 Hari28 Hari
Sektor
—Consumer Cyclical
Nilai Perusahaan
—$831,54M

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

iShares China Large-Cap ETF

FXI (iShares China Large-Cap ETF) diperdagangkan di $34.25, naik 2.48% dalam 24 jam, namun sinyal teknis secara keseluruhan bearish dengan 17 sinyal jual. ETF ini menawarkan valuasi menarik dengan P/E 11.10 versus S&P 500 22.54 (Seeking Alpha, 18 September 2026) dan yield 1.98%, namun menghadapi tekanan dari ketegangan geopolitik AS-China dan perlambatan ekonomi domestik Tiongkok.

Outlook FXI berisiko tinggi dengan potensi reward moderat. Peluang terletak pada valuasi diskon dan intervensi pemerintah Tiongkok, tetapi risiko geopolitik, proteksionisme global, dan lemahnya konsumsi domestik membatasi kenaikan. Investor perlu toleransi risiko tinggi untuk exposure China large-cap yang didominasi sektor finansial.

Jumia Technologies AG - ADR

Saham JMIA diperdagangkan pada $6.28 dengan penurunan 6.82% dalam 24 jam terakhir. Secara teknis menunjukkan sinyal bearish dengan tekanan jual dominan, sementara fundamental menunjukkan perbaikan bertahap dengan revenue tumbuh menjadi $189 juta pada 2025 dan margin rugi bersih membaik dari -107% menjadi -33%. Perusahaan memperoleh suntikan modal $50 juta dari IFC yang memperkuat neraca.

Outlook: Analis konsensus bullish dengan target harga $12 (91% upside), namun risiko tinggi dari rugi operasional berkelanjutan dan volatilitas pasar. Kunci sukses terletak pada pencapaian break-even EBITDA yang ditargetkan akhir 2026 dan profitabilitas penuh pada 2027.

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

FXI
77% Beli23% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 150 Hari
JMIA

Belum ada data sentimen.

Tentang iShares China Large-Cap ETF

Reksa dana indeks ini menginvestasikan setidaknya 80% dari total asetnya dalam sekuritas dari indeks target dan dalam investasi yang memiliki karakteristik ekonomi yang secara substansial identik dengan sekuritas dari indeks target. Reksa dana indeks ini dirancang untuk melacak kinerja perusahaan terbesar di pasar ekuitas Tiongkok yang diperdagangkan di Bursa Efek Hong Kong dan dapat diinvestasikan oleh investor internasional. Reksa dana indeks ini tidak terdiversifikasi.

Selengkapnya di halaman FXI →

Tentang Jumia Technologies AG - ADR

Jumia Technologies AG adalah platform e-commerce lintas Afrika. Platform perusahaan ini meliputi sebuah marketplace yang menghubungkan penjual dengan pembeli. Jasa logistik mereka memungkinkan pengiriman dan pengantaran paket dari penjual ke pembeli, serta layanan pembayaran yang menfasilitasi transaksi antar pengguna aktif platform tersebut di beberapa pasar. Jumia meraup pemasukan dari penjualan barang, komisi, pemenuhan barang, layanan tambahan, serta pemasaran dan iklan. Segmen geografis mereka ada di Afrika Barat, Afrika Utara, Afrika Timur dan Selatan, Eropa, dan Uni Emirat Arab, dengan pemasukan terbanyak berasal dari wilayah Afrika Barat.

Selengkapnya di halaman JMIA →