Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Wijaya Cahaya Timber Tbk. (FWCT) vs Indomobil Sukses Internasional Tbk. (IMAS)

Wijaya Cahaya Timber Tbk.Trading
Indomobil Sukses Internasional Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Wijaya Cahaya Timber Tbk. dan Indomobil Sukses Internasional Tbk.: Wijaya Cahaya Timber Tbk. diperdagangkan di Rp92 (kapitalisasi pasar 182,56 M, volume 24 jam 790,2 rb), sedangkan Indomobil Sukses Internasional Tbk. diperdagangkan di Rp850 (kapitalisasi pasar 3,4 T, volume 24 jam 22,6 rb). Perbedaan utamanya: Indomobil Sukses Internasional Tbk. jauh lebih besar — sekitar 18,6× kapitalisasi pasar Wijaya Cahaya Timber Tbk., dan Wijaya Cahaya Timber Tbk. lebih aktif diperdagangkan (790,2 rb vs 22,6 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

FWCTIMAS
Kapitalisasi Pasar
182,56 M3,4 T
Volume
790,2 rb22,6 rb
Lot
7,9 rb226
Perputaran
73,21 jt19,19 jt
Harga Rata-rata
92,65848,89
Nilai Transaksi
73,21 jt19,19 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
94850
Volume Ekuilibrium Indikatif
29300

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

FWCT
Lihat detail
IMAS
Lihat detail

Tentang Wijaya Cahaya Timber Tbk.

PT Wijaya Cahaya Timber Tbk. (“the Company”) was established on March 8, 2017, based on Notarial Deed No.6 dated of Notary Rosdiana, S.H., Notary in Bekasi. PT Fortuna Anugrah Sumber Terpadu, the Company's major shareholder and the ultimate parent entity. The Company started its commercial production in March 2018.

Selengkapnya di halaman FWCT

Tentang Indomobil Sukses Internasional Tbk.

PT Indomobil Sukses International Tbk (the Company) was initially established as a result of the merger between PT Indomulti Inti Industri Tbk (IMII) and PT Indomobil Investment corporation (IIC). The Company’s articles of association has been amended from time to time, most recently on June 30, 1999 in connection with the Company’s plans to offer shares with pre-emptive right. The Ministry of Justice has approved the amendment on July 5, 1999.

Selengkapnya di halaman IMAS