Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Fuji Finance Indonesia Tbk. (FUJI) vs Maharaksa Biru Energi Tbk. (OASA)

Fuji Finance Indonesia Tbk.Trading
Maharaksa Biru Energi Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Fuji Finance Indonesia Tbk. dan Maharaksa Biru Energi Tbk.: Fuji Finance Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp246 (kapitalisasi pasar 317,2 M, volume 24 jam 749,4 rb), sedangkan Maharaksa Biru Energi Tbk. diperdagangkan di Rp306 (kapitalisasi pasar 1,98 T, volume 24 jam 18,6 jt). Perbedaan utamanya: Maharaksa Biru Energi Tbk. jauh lebih besar — sekitar 6,2× kapitalisasi pasar Fuji Finance Indonesia Tbk., dan Maharaksa Biru Energi Tbk. lebih aktif diperdagangkan (18,6 jt vs 749,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

FUJIOASA
Kapitalisasi Pasar
317,2 M1,98 T
Volume
749,4 rb18,6 jt
Lot
7,49 rb186,03 rb
Perputaran
185,25 jt5,71 M
Harga Rata-rata
247,19306,76
Nilai Transaksi
185,25 jt5,71 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
246306
Volume Ekuilibrium Indikatif
4908,82 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

FUJI
Lihat detail
OASA
Lihat detail

Tentang Fuji Finance Indonesia Tbk.

PT Fuji Finance Indonesia Tbk (Company) was established first with the name of PT Jaya FajarLeasing Pratama based on Notarial Deed of Kartini Muljadi S.H., No. 287 on September 211982, which was changed to Jaya Fuji Leasing Pratama on March 28, 1983, then on July 2018 the Company's name was changed to Fuji Finance Indonesia

Selengkapnya di halaman FUJI

Tentang Maharaksa Biru Energi Tbk.

PT. Protech Mitra Perkasa Tbk (the Company) was established on April 20, 2006 based on the Notarial Deed No. 72 of Mellyani Noor Shandra S.H. The Company is starting as general trading and contracting company, the company continue to grow and build a solid reputation within the telecommucication industry. Complementing its trade and construction business, in 2013, the Company extends its services by providing managed services for Telco Towers through its full subsidiary, Telesys Indonesia.

Selengkapnya di halaman OASA